Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rehabilitasi SMPN 2 Samarinda Mulai Dilelang, Rp1,9 Miliar Disiapkan untuk Bangun Delapan Kelas

M Hafiz Alfaruqi • Selasa, 16 Juni 2026 | 20:12 WIB
PROSES: Delapan ruang kelas di gedung dua lantai SMPN 2 Samarinda akan direhabilitasi dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar pascakebakaran (1/4) lalu. HAFIZ/KP
PROSES: Delapan ruang kelas di gedung dua lantai SMPN 2 Samarinda akan direhabilitasi dengan anggaran sekitar Rp1,9 miliar pascakebakaran (1/4) lalu. HAFIZ/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Hampir tiga bulan setelah kebakaran hebat yang melanda SMP Negeri 2 Samarinda pada 1 April lalu, proses rehabilitasi gedung sekolah yang terdampak akhirnya mulai bergerak.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kini tengah menyiapkan pembangunan kembali delapan ruang kelas yang rusak akibat insiden tersebut.

Plt Kepala Disdikbud Samarinda Ibnu Araby mengatakan, saat ini proyek rehabilitasi masih berada pada tahap lelang sebelum memasuki pekerjaan fisik. "Sudah dimulai, sekarang sedang proses lelang," ujarnya, Senin (15/6).

Ia menjelaskan, rehabilitasi yang dilakukan mencakup pembangunan kembali delapan ruang kelas pada bangunan dua lantai yang hangus terbakar. Untuk proyek tersebut, Pemkot Samarinda mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,9 miliar. "Delapan ruangan itu yang direhabilitasi. Anggarannya hampir Rp2 miliar, sekitar Rp1,9 miliar," katanya.

Baca Juga: Bukan Pangan, Ternyata Ini yang Bikin Inflasi Balikpapan Paling Tinggi

Disdikbud menargetkan pembangunan dapat selesai dalam waktu sekitar tiga bulan setelah proses kontrak dan pekerjaan fisik dimulai. Dengan demikian, sebagian ruang kelas diharapkan sudah bisa digunakan pada awal tahun ajaran baru.

"Harapannya paling lama tiga bulan. Diusahakan ada ruangan yang bisa dipakai pada awal tahun pembelajaran. Tapi sekarang masih proses lelang, jadi harus selesai tahapan itu dulu sebelum dikerjakan," jelasnya.

Sembari menunggu proses rehabilitasi rampung, kegiatan belajar mengajar di SMPN 2 Samarinda tetap berlangsung dengan memanfaatkan sejumlah ruangan yang dapat digunakan.

Pihak sekolah untuk sementara mengoptimalkan ruang laboratorium IPA, laboratorium bahasa Inggris, dan laboratorium komputer sebagai ruang belajar alternatif bagi para siswa.

Baca Juga: Banyak Usaha Tahan Ekspansi, JJ Steak Justru Gaspol Buka Outlet Baru

Selain itu, sekolah juga menyiapkan skema pembelajaran daring apabila kebutuhan ruang kelas tidak mencukupi selama masa rehabilitasi berlangsung. "Ada beberapa ruang yang masih bisa difungsikan. Kalau nanti masih kurang, pembelajaran juga bisa dilakukan secara daring. Teknis pengaturannya akan disesuaikan oleh pihak sekolah," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#rehabilitasi sekolah Samarinda #SMPN 2 Samarinda #Kebakaran sekolah Samarinda #Anggaran pendidikan Samarinda #Disdikbud Samarinda