Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Hujan Lebat Guyur Samarinda, BPBD Catat 16 Ruas Jalan Tergenang dan Terjadi Longsor

Denny Saputra • Kamis, 18 Juni 2026 | 19:07 WIB
SIAGA: Mobil operasional BPBD Samarinda membantu evakuasi warga di Jalan Lempake Jaya, kecamatan Samarinda Utara akibat tingginya genangan banjir Kamis (18/6). (PUSDALOPS BPBD SAMARINDA UNTUK KALTIM POST)
SIAGA: Mobil operasional BPBD Samarinda membantu evakuasi warga di Jalan Lempake Jaya, kecamatan Samarinda Utara akibat tingginya genangan banjir Kamis (18/6). (PUSDALOPS BPBD SAMARINDA UNTUK KALTIM POST)

SAMARINDA – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Samarinda pada Kamis (18/6) sore kembali menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan dan memicu satu kejadian tanah longsor.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda hingga pukul 17.30 Wita, sedikitnya 16 titik jalan terpantau tergenang dengan ketinggian muka air berkisar antara 10 hingga 50 sentimeter.

Baca Juga: Klub Malam Baru di Eks Celcius Samarinda Disorot Dishub, Kapasitas Parkir Jadi Perhatian

Beberapa lokasi yang terdampak genangan di antaranya Jalan Lempake Jaya, Jalan Poros Samarinda–Bandara APT Pranoto, Jalan AW Syahranie, Jalan Pramuka, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Mugirejo, Jalan Damanhuri, Jalan Gerilya, hingga Jalan DI Panjaitan menuju Terminal Lempake.

Selain banjir, BPBD juga mencatat satu kejadian tanah longsor di Jalan Gunung Kapur 1, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Hingga laporan terakhir, tidak terdapat laporan pohon tumbang maupun kerusakan fasilitas umum akibat cuaca ekstrem tersebut.

Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, mengatakan kondisi genangan di sejumlah titik mulai berangsur surut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan masih cukup tinggi hingga malam hari.

“Genangan memang berangsur surut, tetapi kami mengimbau warga tetap waspada. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor agar terus memantau perkembangan cuaca,” ujarnya, Kamis (18/6).

Baca Juga: Banjir di Palaran Samarinda Sempat Viral, Camat Tegaskan Bukan Akibat Aktivitas Tambang

Suwarso juga mengingatkan para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang masih tergenang. Sejumlah titik dilaporkan mengalami perlambatan arus lalu lintas akibat tingginya debit air di badan jalan.

Menurutnya, BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Kami berharap warga tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di kawasan rawan banjir maupun tanah longsor,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#longsor samarinda #bpbd samarinda #banjir samarinda