KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pemkot Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan sistem Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD dan SMP telah dimitigasi sejak awal.
Jumat (26/6), menjadi hari terakhir pendaftaran jalur domisili untuk tingkat SMP. Kondisi traffic website spmb.samarindakota.go.id pun terpantau lancar tanpa hambatan.
Sekretaris Diskominfo Samarinda Suparmin menjelaskan, sistem SPMB tahun ini dibangun ulang dari nol. Atas perintah Wali Kota Samarinda Andi Harun, keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran serta kebutuhan infrastruktur yang lebih ringan.
“Sejak awal kami sepakat dengan Disdikbud Samarinda untuk membangun sistem baru yang lebih efisien,” ujarnya, Jumat (26/6). Dia mengakui keterbatasan fiskal membuat pemkot tidak bisa menambah layanan cloud baru.
Baca Juga: Jangan Parkir Sembarangan, Dishub Bontang Siapkan Penertiban Jukir dan Kendaraan di Tepi Jalan
Sebagai solusi, Diskominfo mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada dengan menggabungkan kapasitas bandwidth, CPU, memori, dan storage agar lebih maksimal. “Makanya kami memaksimalkan perangkat yang ada,” terangnya.
Dia menjelaskan, menghindari lonjakan akses, pendaftaran dibagi dalam empat klaster. Jenjang SD dibuka lebih dulu, disusul SMP, dengan pemisahan jalur afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili. “Dengan skema ini, sistem tidak dibuka bersamaan sehingga lebih stabil,” jelasnya.
Dalam evaluasinya, Suparmin menilai, penggunaan CPU selama proses berlangsung tercatat hanya mencapai rerata 20 persen. Bahwa efisiensi ini juga didukung pemanfaatan teknologi terbaru, termasuk optimalisasi coding berbasis AI serta penggunaan bahasa pemrograman yang lebih ringan.
Baca Juga: Demi APBD Sehat, Wali Kota Samarinda Andi Harun Tak Mau Wariskan Utang di Akhir Masa Jabatan
“Kami juga punya program talent scounting untuk mencetak SDM yang berkualitas,” terangnya. Diskominfo juga melakukan pendampingan menyeluruh, mulai dari operator sekolah hingga orang tua siswa.
Meski demikian, masih ada catatan evaluasi, terutama terkait titik GPS dan kendala pendaftaran bagi warga yang tidak memiliki perangkat. “Catatan ini akan kami perbaiki untuk pelaksanaan SPMB 2027,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jalur domisili SMP yang ditutup hari ini akan diumumkan pada Senin (29/6) mendatang. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo