Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Proyek PJU Jembatan Achmad Amins Bersiap Dilelang

Denny Saputra • Selasa, 7 Juli 2026 | 16:49 WIB
MASIH GELAP: Dishub urung melelang proyek pengadaan PJU untuk kembali menerangi Jembatan Achmad Amins, kecamatan Palaran.
MASIH GELAP: Dishub urung melelang proyek pengadaan PJU untuk kembali menerangi Jembatan Achmad Amins, kecamatan Palaran.

SAMARINDA- Kondisi Jembatan Achmad Amins di Kecamatan Palaran masih gelap pada malam hari setelah jaringan penerangan jalan umum (PJU) menjadi sasaran pencurian beberapa bulan terakhir. Sembari menunggu proses hukum terhadap para pelaku, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mulai menyiapkan pengadaan kembali instalasi kelistrikan agar penerangan di jembatan tersebut dapat segera berfungsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Prasarana Dishub Samarinda Addin Ar Ridlo mengatakan, saat ini proses pengadaan masih berada pada tahap persiapan administrasi sebelum memasuki lelang. Pengadaan difokuskan pada komponen yang menjadi kewenangan Dishub, yakni instalasi kabel, box panel, dan lampu PJU, sementara lampu sorot tematik belum menjadi prioritas karena keterbatasan anggaran.
"Kami prioritaskan dulu agar PJU bisa kembali menyala. Untuk lampu sorot, yang hilang sebenarnya hanya jaringan kabelnya, sedangkan lampunya masih ada," ujarnya, Selasa (7/7).
Menurut Addin, penentuan jadwal lelang masih menunggu keputusan pimpinan. Dishub berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga pekerjaan dapat direalisasikan tahun ini. “Kami menunggu arahan pimpinan,” singkatnya.
Dia menceritakan, aksi pencurian di Jembatan Achmad Amins telah terjadi dua kali dengan pelaku yang berbeda. Keduanya kini tengah menjalani proses persidangan di pengadilan. Kabel yang dicuri diperkirakan mencapai sekitar satu kilometer, terutama pada bagian yang mudah dijangkau. “Sasaran utama pelaku adalah tembaga di dalam kabel, pencurian dilakukan pada titik yang bisa dijangkau maling,” terangnya.
Meski sebagian besar bohlam lampu masih dalam kondisi baik, Dishub belum dapat memastikan seluruhnya tetap berfungsi karena proses pencabutan kabel dilakukan secara paksa dan berpotensi merusak instalasi.
“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, kami memilih memulihkan fungsi penerangan dasar terlebih dahulu agar jembatan kembali terang dan aman dilintasi masyarakat pada malam hari,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani
#Addin Ar Ridlo #jembatan achmad amins #dishub samarinda