Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sebanyak 1.500 warga memadati halaman Polresta Samarinda untuk mengikuti nobar semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 15 Juli 2026 | 09:40 WIB
Ribuan warga memadati halaman Polresta Samarinda untuk mengikuti nobar semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol, Rabu (15/7/2026) dini hari. (FOTO: HAFIZ)
Ribuan warga memadati halaman Polresta Samarinda untuk mengikuti nobar semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari. (FOTO: HAFIZ)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol tak hanya menyedot perhatian pencinta sepak bola, tetapi juga ribuan warga Samarinda.

Sedikitnya 1.500 orang memadati halaman Polresta Samarinda untuk mengikuti nonton bareng (nobar) yang digelar pada Rabu (15/7/2026) dini hari.

Bagi kepolisian, kegiatan tersebut bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, melainkan menjadi momentum mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Baca Juga: Thomas Tuchel Jelang Argentina vs Inggris: Rivalitas Lama Itu Kisah Masa Lalu, Kami Fokus Menang

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan antusiasme masyarakat yang hadir melebihi ekspektasi. Menurutnya, kegiatan nobar merupakan salah satu upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui aktivitas yang positif.

"Alhamdulillah animo masyarakat sangat tinggi. Kurang lebih 1.500 orang datang langsung untuk nobar bersama di Polresta Samarinda," ujarnya.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Spanyol memastikan lolos ke final setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0. Gol pertama dicetak Mikel Oyarzabal melalui tendangan penalti pada menit ke-22, sedangkan gol kedua lahir lewat aksi Pedro Porro pada menit ke-58.

Meski demikian, Hendri menegaskan hasil pertandingan bukan menjadi tujuan utama kegiatan yang digelar pihaknya.

"Yang kami harapkan bukan siapa yang menang atau kalah, tetapi terciptanya kebersamaan, rasa kekeluargaan, dan soliditas, baik antara TNI-Polri maupun seluruh masyarakat yang hadir," jelasnya.

Ia memastikan kegiatan serupa akan terus digelar pada berbagai momentum. Dalam waktu dekat, Polresta Samarinda juga akan menggelar Samarinda Bhayangkara Run serta sejumlah kegiatan lain yang melibatkan masyarakat.

"Kami ingin Polresta Samarinda semakin dekat dan semakin dipercaya masyarakat. Dengan begitu, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Samarinda juga akan semakin terjaga," ucapnya.

Kapolresta juga mengapresiasi seluruh peserta nobar yang tetap tertib selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa kegiatan positif dapat menjadi ruang berkumpul yang aman dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

"Walaupun jumlah peserta sekitar 1.500 orang, semuanya tertib dan tidak ada permasalahan sedikit pun. Kami mengajak generasi muda mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti ini, bukan balap liar, penyalahgunaan narkoba, ataupun aktivitas negatif lainnya," tegasnya.

Saat ditanya mengenai penampilan Prancis, Hendri mengaku cukup terkejut karena Les Bleus gagal menampilkan performa terbaiknya.

Baca Juga: Waspada! Serangan Jantung Kini Intai Usia Muda, Apa Saja Faktor Pemicu dan Bagaimana Mencegahnya?

"Seperti bukan Prancis yang biasanya. Tapi bola itu bundar, mungkin tahun ini memang giliran Spanyol melaju ke final," katanya.

Kapolresta juga memberikan prediksinya untuk semifinal lainnya yang mempertemukan Argentina melawan Inggris. Ia menjagokan The Three Lions melaju ke partai puncak.

"Prediksi saya Inggris menang 2-0 atas Argentina. Untuk juara, saya tetap pilih Inggris. Pokoknya jangan Spanyol," pungkasnya sambil tersenyum.

Editor : Uways Alqadrie
nobar piala dunia 2026 Prancis vs Spanyol pemkot samarinda Polresta Samarinda