Dosen Teknik Elektro Polnes Edukasi Warga Sungai Keledang Samarinda tentang Bahaya Listrik dan Pencegahan Kebakaran

Akbar Sopianto • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 16:14 WIB
Tim dosen dari Jurusan Teknik Elektro Polnes setelah sosialisasi bahaya listrik bagi warga Sungai Keledang, Samarinda. (FOTO AKBAR/KP)
Tim dosen dari Jurusan Teknik Elektro Polnes setelah sosialisasi bahaya listrik bagi warga Sungai Keledang, Samarinda. (FOTO AKBAR/KP)

KALTIMPOST.ID-Kesadaran masyarakat terhadap keselamatan instalasi listrik dinilai menjadi salah satu kunci untuk menekan risiko kebakaran dan kecelakaan di lingkungan permukiman.

Berangkat dari kondisi tersebut, tim dosen Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang.

Kegiatan bertajuk Sosialisasi Bahaya Listrik untuk Meminimalkan Kecelakaan Akibat Listrik di Kelurahan Sungai Keledang itu dipimpin Ketua Tim PkM Polnes Ir Arbain MT bersama dua anggota tim, Onglan Nainggolan ST MT dan Verra Aullia ST MT.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Perlambatan Ekonomi Diduga Picu Fenomena Rumah Dijual di Kaltim, Ini Penjelasan Pengamat Unmul

Arbain mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk kepedulian kalangan akademisi terhadap keselamatan masyarakat dalam penggunaan listrik di rumah tangga.

Menurutnya, masih banyak kecelakaan maupun kebakaran yang dipicu oleh instalasi listrik tidak sesuai standar, penggunaan beban berlebih, hingga kurangnya pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya kelistrikan.

Karena itu, edukasi dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali risiko sejak dini sekaligus mengetahui langkah pencegahan yang tepat.

Sebanyak 21 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas tokoh masyarakat, ketua RT, dan warga Kelurahan Sungai Keledang.

Selama sosialisasi, peserta mendapatkan materi mengenai penggunaan listrik yang aman, bahaya beban listrik berlebih, cara mengenali kabel yang mengalami kerusakan, hingga langkah darurat yang harus dilakukan apabila terjadi gangguan atau kegagalan sistem kelistrikan di rumah.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang memberikan kesempatan kepada warga untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kelistrikan yang kerap ditemui di lingkungan tempat tinggal mereka.

Lurah Sungai Keledang Rahmadi mengapresiasi inisiatif Jurusan Teknik Elektro Polnes yang menghadirkan edukasi langsung kepada masyarakat.

Baca Juga: PB Hevindo Juara Umum Kejuaraan Bulu Tangkis Tingkat Balikpapan 2026, Raih 7 Medali Emas

Menurutnya, pengetahuan praktis mengenai keselamatan kelistrikan sangat dibutuhkan mengingat sebagian besar kebakaran permukiman berawal dari korsleting atau instalasi listrik yang tidak memenuhi standar.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya penggunaan instalasi listrik yang aman dan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan pengabdian tersebut, tim dosen Polnes berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan terus meningkat.

Dengan pemahaman yang lebih baik, potensi kecelakaan maupun kebakaran akibat listrik di kawasan permukiman, khususnya di Samarinda Seberang, diharapkan dapat diminimalkan. (pms/as/rd)

Editor : Romdani.
kebakaran baru ilir Kota Samarinda ibu kota nusantara Polnes Samarinda Kutai Barat