Dinkes Samarinda Kejar 54 Ribu Balita Terima Vitamin A Selama Agustus

Denny Saputra • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:15 WIB
dr Rudy Agus Riyanto 
dr Rudy Agus Riyanto 

SAMARINDA- Pemerintah kembali menggulirkan Bulan Vitamin A sepanjang Agustus sebagai upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang balita. Di Samarinda, Dinas Kesehatan (Dinkes) menargetkan sekitar 54 ribu balita usia 6 hingga 59 bulan menerima kapsul vitamin A dosis tinggi secara gratis melalui puskesmas dan posyandu. Program ini menjadi salah satu langkah preventif untuk memperkuat imunitas anak sekaligus menekan risiko stunting.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Samarinda dr Rudy Agus Riyanto mengatakan vitamin A yang dibagikan pemerintah memiliki dosis jauh lebih tinggi dibandingkan produk yang dijual bebas.

Kapsul biru mengandung 100 ribu IU diperuntukkan bagi bayi usia 6-11 bulan, sedangkan kapsul merah berkadar 200 ribu IU diberikan kepada balita usia 12-59 bulan serta ibu nifas. "Vitamin A ini bukan hanya untuk kesehatan mata, tetapi juga meningkatkan daya tahan tubuh, membantu pertumbuhan, serta memperbaiki lapisan mukosa tubuh," ujarnya, Selasa (4/8).

Dia menjelaskan, bayi usia 6-11 bulan cukup menerima satu dosis (kapsul biru) dalam setahun, sedangkan anak usia 12-59 bulan memperoleh dua dosis, diberikan per dosis (satu kapsul merah) setiap enam bulan sekali. Ia menjelaskan, Februari dan Agustus dipilih sebagai Bulan Vitamin A agar distribusi lebih mudah dipahami masyarakat, meski pelayanan tetap tersedia di luar periode tersebut.

"Kami berharap masyarakat datang pada Bulan Vitamin A agar cakupan pelayanan lebih optimal," jelasnya.

Dia menerangkan, stok vitamin A di Samarinda dipastikan mencukupi karena pasokan dari Kementerian Kesehatan terus tersedia. Puskesmas juga melibatkan kader posyandu hingga melakukan berbagai inovasi, seperti pelayanan di pasar maupun penyisiran dari rumah ke rumah apabila masih ada sasaran yang belum terlayani. "Harapannya semua balita mendapatkan manfaat vitamin A sehingga tidak mudah sakit dan pertumbuhannya lebih baik," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Samarinda dr Ismed Kusasih mengajak masyarakat tidak meremehkan layanan kesehatan di puskesmas dan posyandu. Menurutnya, seluruh program yang diberikan telah melalui kajian ilmiah dan disediakan secara gratis oleh pemerintah.

"Ayo bapak ibu datang ke posyandu atau puskesmas. Selain memperoleh vitamin A gratis, anak juga dipantau berat badan dan tinggi badannya sehingga pertumbuhannya dapat dipastikan sesuai usianya," pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Diskes Samarinda dr Ismed Kusasih Bulan Vitamin A dr Rudy Agus Riyanto