Jabatan Kepala OPD Samarinda Banyak Kosong, Pengisian Serentak Disiapkan September

M Hafiz Alfaruqi • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:47 WIB
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. HAFIZ/KP
Wali Kota Samarinda, Andi Harun. HAFIZ/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menargetkan pengisian sejumlah jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong dilakukan serentak pada September 2026.

Langkah tersebut menunggu sejumlah pejabat yang memasuki masa purna tugas pada 1 September mendatang. Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, pengisian jabatan dilakukan sekaligus agar Pemkot tidak perlu melakukan perombakan formasi secara berulang.

"Di awal September ada pejabat di lingkungan pemerintah yang memasuki usia pensiun. Daripada kita dua, tiga kali merombak, lebih baik kita tunggu di awal September 2026 supaya formasinya langsung kita isi semua," ujar Andi Harun.

Ia memastikan persiapan pengisian jabatan telah dilakukan. Setelah masa purna tugas tersebut, Pemkot Samarinda akan segera mengisi posisi struktural yang masih kosong.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Perumda Tirta Kencana Samarinda Waspadai Intrusi Air Laut

Pengisian jabatan tetap menggunakan mekanisme manajemen talenta ASN berbasis sistem merit. Menurut Andi Harun, mekanisme tersebut penting untuk memastikan penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan kinerja, tanpa intervensi politik maupun kepentingan lainnya.

"Manajemen talenta itu tidak ada jual-beli jabatan, tidak ada faktor politik. Kita menggunakan faktor objektivitas berupa kompetensi dan kinerja," tegasnya.

Andi Harun menyebut pejabat yang saat ini berstatus pelaksana tugas (Plt) juga menjadi bagian dari proses pemetaan. Kinerja selama menjabat, kompetensi manajerial, kedisiplinan, serta hasil penilaian dalam box talenta menjadi bahan pertimbangan.

Menurut AH, Plt yang memenuhi standar kompetensi dan menunjukkan kinerja baik berpeluang diangkat menjadi pejabat definitif.

Baca Juga: Teras Samarinda Tahap II Dikebut, Peresmian Ditarget 29 Agustus

"Kalau Plt sekarang memenuhi, tidak menutup kemungkinan. Selama menjadi Plt kita lihat box talentanya terpenuhi, kompetensi manajerialnya terpenuhi dan tidak ada catatan disiplin yang serius, bisa saja menjadi definitif," katanya.

Pengalaman sebagai Plt juga menjadi kesempatan bagi Pemkot Samarinda untuk memetakan kemampuan manajerial setiap pejabat. Pemetaan tersebut digunakan untuk melihat posisi yang paling sesuai dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing pejabat.

AH mengakui sudah ada sejumlah Plt yang dinilai berpeluang menjadi pejabat definitif berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi kinerja serta kompetensi. Namun, ia belum menyebut nama maupun jumlah pejabat tersebut.

"Dalam hasil monitoring dan evaluasi kinerja dan kompetensi kita ada. Cuma saya belum bisa sebut di mana dan berapa. Tapi ada," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
jabatan kepala OPD Samarinda kepala OPD Samarinda pengisian jabatan Samarinda jabatan kosong Samarinda Plt kepala OPD Samarinda