Infrastruktur 2025 Mulai Diresmikan Akhir Agustus, Andi Harun Cek Sejumlah Proyek

Denny Saputra • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:57 WIB
PASTIKAN: Andi Harun bersama Sekda Samarinda Neneng Chamelia Shanti meninjau Puskemas Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (24/8).
PASTIKAN: Andi Harun bersama Sekda Samarinda Neneng Chamelia Shanti meninjau Puskemas Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (24/8).

SAMARINDA- Sejumlah infrastruktur yang dibangun Pemerintah Kota Samarinda sepanjang 2025 lalu dijadwalkan mulai diresmikan pada akhir Agustus. Sebelum peresmian, Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kesiapan fasilitas yang telah rampung dikerjakan.

Tinjauan lapangan dilakukan pada Senin (24/8), dengan menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Puskesmas Harapan Baru di Jalan Cipto Mangunkusumo Kelurahan Harapan Baru Kecamatan Loa Janan Ilir dan Teras Samarinda Tahap II, Jalan Gajah Mada Kelurahan Pasar Pagi Kecamatan Samarinda. Rangkaian pengecekan diawali dari Dermaga Harapan Baru yang saat ini masih belum beroperasi optimal.

Dari pelabuhan, Andi Harun melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Harapan Baru. Berikutnya, rombongan menuju Teras Samarinda Tahap II segmen 2, 3 dan 4 yang telah selesai dibangun. Pengecekan kemudian berakhir di lokasi rencana pembangunan crossing drainase subsistem Jalan Pasundan, tepatnya di kawasan tepian Mahakam, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu.

Andi Harun mengatakan pengecekan dilakukan sebagai bagian dari tahapan sebelum sejumlah proyek tersebut diresmikan. “Insyaallah mulai tanggal 29 Agustus akan ada beberapa rangkaian peresmian,” ujarnya, Senin (24/8).

Dia menjelaskan, secara umum Teras Samarinda Tahap II segmen 2, 3 dan 4 telah siap diresmikan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan minor yang tetap akan diselesaikan penyedia jasa setelah peresmian.

Sementara itu, pembangunan Teras Samarinda Tahap II segmen 1 masih berlanjut hingga Desember karena masa kontraknya belum berakhir. "Segmen tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan Teras Samarinda tahap pertama," jelasnya.

Selain Teras Samarinda, Pemkot Samarinda juga menyiapkan peresmian empat puskesmas dan gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di kawasan RSUD IA Moeis. Andi Harun menyebut empat puskesmas tersebut telah mengalami transformasi dari bangunan lama menjadi fasilitas kesehatan yang lebih modern.

Puskesmas Harapan Baru, kata dia, bahkan menjadi salah satu yang paling sesuai dengan standar nasional. “Peresmian empat puskesmas dan satu bangunan KIA itu dilakukan pada satu tempat, untuk menghemat waktu, biaya dan efisiensi. Rencananya awal September ya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemkot menggelontorkan sekitar Rp 94 miliar untuk pembangunan Teras Samarinda tahap 2 bersumber dari APBD 2025 lalu. Namun hingga akhir tahun, segmen 1 belum tuntas sehingga pada APBD 2026, kembali disuntik anggaran sekitar Rp 10 miliar.

Sedangkan pembangunan gedung dua lantai Puskesmas Harapan Baru dimulai sejak 2024 lalu dengan total anggaran lebih dari Rp 15 miliar. Rinciannya Rp 8 miliar dari APBD murni 2024, Rp 2,1 miliar pada APBD Perubahan 2024, serta Rp 5,1 miliar pada anggaran 2025 untuk penyelesaian fasilitas dan penunjang pelayanan kesehatan. UPTD Puskesmas Harapan Baru ini sudah beroperasi sejak Mei, bahkan mengikuti akreditasi Juni dan telah penyandang predikat paripurna. (*) 

Editor : Ismet Rifani
Puskesmas Harapan Baru peresmian proyek fisik RSUD IA Moeis Samarinda Teras Samarinda 2 andi harun