KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda mengurangi jam operasional tiga instalasi pengolahan air (IPA), yakni IPA Pulau Atas, IPA Palaran, dan IPA Kalhol. Kebijakan tersebut dilakukan sementara akibat kondisi kemarau El Nino.
Pengurangan jam operasional dilakukan karena meningkatnya kadar salinitas pada sumber air baku akibat intrusi air laut. Kondisi tersebut berdampak pada produksi dan distribusi air kepada pelanggan di sejumlah wilayah.
Pelanggan di wilayah terdampak yang aliran airnya masih berjalan diimbau menampung air terlebih dahulu. Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air selama kondisi tersebut berlangsung.
Baca Juga: Sawah Kaltim Terus Tergerus, Guru Besar Unmul Desak LP2B Tak Sekadar Aturan
Berikut wilayah pelayanan yang terdampak:
IPA Pulau Atas
- Kelurahan Pulau Atas
- Jalan Telkom
- Jalan Olah Bebaya
- Jalan Menang
- Jalan Sekolahan
- Jalan Tatako
- Jalan Masaji
- Jalan Sultan Sulaiman
- Jalan Pelita 5
- Jalan Pelabuhan
- Jalan Poros Samarinda–Anggana
- Jalan Marga Bakti
- Jalan Tri Darma
- Perum Cipta Persada
- Jalan Provinsi
- Jalan Kenangan dan sekitarnya
Baca Juga: Dermaga Harapan Baru Samarinda Bakal Diaktifkan Dukung TPI dan Cold Storage
IPA Palaran
- Kelurahan Palaran
- Jalan H.B. Suwarno
- Jalan S. Parman
- Jalan Parikesit 1 dan 2
- Jalan Pelabuhan Lama
- Jalan Cempaka
- Jalan Melati
- Jalan Kenanga
- Jalan Ampera
- Jalan Bromo
- Jalan Nusa Indah
- Jalan Jayakarta
- Jalan Karya Bakti
- Pelabuhan Samudera
- Terminal Peti Kemas
- Kelurahan Bukuan dan sekitarnya
- Kelurahan Bantuas dan sekitarnya
IPA Kalhol
- Kelurahan Palaran dan sekitarnya
- Kelurahan Simpang Pasir dan sekitarnya
- Jalan H.M. Rifaddin sebagian
- Wilayah Stadion Palaran
- Jalan Adi Sucipto sebagian
- Kelurahan Handil Bakti dan sekitarnya
Perumdam Tirta Kencana Samarinda menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat penyesuaian pelayanan tersebut. Pelanggan diharapkan memahami kondisi dan bekerja sama dengan menghemat penggunaan air. (*)
Editor : Ery Supriyadi