KALTIMPOST.ID, PLN ULP Samarinda Kota kembali melakukan penghentian sementara aliran listrik malam ini, Kamis (27/8/2026) dikarenakan adanya gangguan kelistrikan.
Informasi pemadaman listrik Samarinda ini diumumkan agar masyarakat dapat mempersiapkan aktivitas selama penghentian berlangsung.
Pemadaman listrik Samarinda ini diestimasi terjadi pada pukul 18.00-21.00 Wita. Berikut daftar area Samarinda mati lampu malam ini, 27 Agustus 2026:
Baca Juga: Samarinda Kota Mati Lampu hingga Jelang Magrib, Jalan Perumahan Bumi Sempaja Ikut Padam
1. Jalan Ruhui Rahayu
2. Jalan KH. Dewantara
3. Jalan Penajam
4. Jalan Barong Tongkok
5. Jalan Long Apari
6. Jalan Pasir Balengkong
7. Jalan Muara Muntai
8. Jalan Muara Pahu
9. Jalan Kuaro
10. Jalan Gn. Tabur
11. Jalan Tanah Grogot
12. Jalan Muara Kaman
Baca Juga: Mati Listrik Kembali Landa Balikpapan Selatan dan Utara Sore Ini, Cek Jam dan 18 Wilayah Terdampak
13. Jalan Krayan sebagian
14. Jalan Sambaliung
15. Jalan Gelatik
16. Jalan M. Yamin
17. Jalan Wahid Hasyim 1 sebagian
18. Jalan Kasturi
19. Jalan Lai
20. Jalan Kuranji
21. Jalan Keledang
22. Jalan Kedondong
Baca Juga: Malam Ini Kukar Mati Lampu Sampai Jam 9: Puluhan Desa Padam, Ini Daftar 30 Wilayah Gelap Gulita
23. Jalan Rambai
24. Jalan Maritam
25. Jalan Limau
26. Jalan H. Suwandi
27. Jalan Persik
28. Jalan Kampus Biru
29. Jalan Ery Suparjan
30. Jalan TVRI
31. Jalan Alam Segar 4 sebagian
32. Jalan Karya Baru
33. Jalan SMK 3 - SMK 5 dan sekitarnya
Baca Juga: Mati Lampu Samarinda Malam Ini Dimana Saja? Ini 31 Lokasi Padam Listrik, Mall SCP Terdampak
PLN menjelaskan bahwa penghentian aliran listrik hanya bersifat sementara selama proses pemeliharaan berlangsung.
Dalam pemberitahuannya, PLN ULP Samarinda Kota mengajak seluruh pelanggan untuk berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik.
Pelanggan diminta untuk menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00–21.00 WITA.
Di jam tersebut, pelanggan diimbau untuk mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24°C.
Selain itu, pelanggan juga diminta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi sebagai bagian dari pemanfaatan energi yang lebih bertanggung jawab. (*)
Editor : Almasrifah