Perjalanan Wisnas ke Luar Negeri Anjlok 42 Persen pada Juli, Masih Tumbuh 4,76 Persen Secara Tahunan

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:25 WIB
TURUN: Jumlah perjalanan warga Kaltim yang bepergian ke luar negeri via jalur udara di Bandara Sepinggan turun drastis 42,17 persen pada Juli.
TURUN: Jumlah perjalanan warga Kaltim yang bepergian ke luar negeri via jalur udara di Bandara Sepinggan turun drastis 42,17 persen pada Juli.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Perjalanan wisatawan nasional (wisnas) dari Kalimantan Timur menuju luar negeri merosot tajam pada Juli 2026. Setelah mencatat angka tertinggi dalam dua tahun pada bulan sebelumnya, jumlah perjalanan wisnas pada Juli justru turun lebih dari 40 persen.

“Jumlah perjalanan wisnas pada Juli 2026 mencapai 4.570 perjalanan. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 42,17 persen bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai. 

Penurunan juga terjadi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Juli 2026, perjalanan wisnas berkurang 36,75 persen dibandingkan Juli 2025.

Meski demikian, secara kumulatif kinerja perjalanan wisnas sepanjang Januari-Juli 2026 masih menunjukkan pertumbuhan. BPS mencatat terdapat 30.270 perjalanan melalui pintu masuk utama dengan moda angkutan udara, naik 4,76 persen dibandingkan periode Januari–Juli 2025 yang sebanyak 28.894 perjalanan.

Seluruh perjalanan wisnas dari Kaltim melalui satu pintu masuk utama, yakni Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Catatan BPS menunjukkan, penurunan pada Juli terjadi setelah perjalanan wisnas mencapai level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Pada Juni 2026, jumlahnya menembus 7.902 perjalanan.

Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak selama periode Juli 2024 hingga Juli 2026. Dengan demikian, capaian Juli 2026 menunjukkan koreksi cukup dalam setelah lonjakan perjalanan pada bulan sebelumnya.

Kondisi tersebut membuat mobilitas wisnas melalui pintu udara Kaltim sepanjang Juli kembali berada di bawah capaian Juni. Namun secara kumulatif, jumlah perjalanan dalam tujuh bulan pertama 2026 masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Mas'ud Rifai Wisnas ke Luar Negeri Anjlok BPS KALTIM