Keluhan Fasilitas Teras Samarinda II Diakomodasi, Pemkot Siapkan Pembenahan  

M Hafiz Alfaruqi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 12:54 WIB
PENDIDIKAN: Playground di kawasan Teras Samarinda Tahap II mendapat sorotan pengunjung karena minim penerangan. (HAFIZ/KP)
PENDIDIKAN: Playground di kawasan Teras Samarinda Tahap II mendapat sorotan pengunjung karena minim penerangan. (HAFIZ/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Teras Samarinda Tahap II mulai ramai menjadi ruang rekreasi warga. Namun, sejumlah fasilitas masih mendapat sorotan, mulai dari minimnya penerangan di area bermain anak (playground) hingga belum adanya ikon yang memperkuat identitas kawasan.

Baca Juga: Jogging dan Bersantai Tetap Asyik, Edukasi Penataan Kawasan Stadion Batakan

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan masukan tersebut akan diakomodir. Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, sejumlah fasilitas yang masih kurang akan diperiksa dan diperbaiki secara bertahap.

"Semuanya itu nanti kita akan perbaiki. Ini kan namanya juga perencanaan. Kalau memang dibutuhkan dan ada beberapa pekerjaan minor yang belum selesai dilakukan teman-teman kontraktor, kita akan cek. Yang jelas, beberapa masukan masyarakat kita akan akomodir," ujarnya, Minggu (6/9).

Baca Juga: Imbas Erupsi Anak Krakatau, Maskapai Refund 100 Persen Tiket Penumpang di Kaltim

Selain fasilitas, Pemkot juga menaruh perhatian pada pengelolaan kawasan, terutama persoalan parkir. Marnabas telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda memastikan tidak ada lagi parkir liar di sekitar Teras Samarinda II.

"Kita sudah arahkan untuk parkirnya masuk ke parkiran Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam Samarinda," jelasnya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Bikin Air Bontang Barat Diatur Bergilir, Cek Jadwal Distribusinya  

Marnabas mengatakan, kebutuhan pengunjung untuk makan dan minum juga akan diakomodir. Pemkot berencana menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM di kawasan dermaga sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas rekreasi sekaligus mendapatkan layanan pendukung.

"Kalau ke depannya kita adakan lagi seperti di Teras Samarinda Tahap I, untuk masyarakat yang menikmati Teras Samarinda Tahap II itu nanti kita siapkan UMKM di situ," katanya.

Terkait belum adanya ikon atau tulisan Teras Samarinda sebagai penanda kawasan, Marnabas mengatakan hal tersebut akan dilengkapi secara bertahap. Keterbatasan anggaran akibat efisiensi transfer keuangan daerah membuat pembangunan harus dilakukan berdasarkan skala prioritas.

"Mudah-mudahan nanti di 2027 atau mungkin nanti di perubahan ini bisa kita tambahi beberapa pernak-pernik yang kurang," ungkapnya.

Baca Juga: Karhutla di Kutim Berujung Proses Hukum, Tiga Orang Sudah Diamankan Polisi

Di sisi lain, Pemkot Samarinda kini memprioritaskan keamanan dan pemeliharaan kawasan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diturunkan untuk menjaga kawasan selama 24 jam dalam tiga shift.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertugas memastikan taman dan ruang hijau tetap terawat. Dishub juga diminta menjaga kawasan parkir. Menurut Marnabas, pengawasan Dishub dapat difokuskan pada jam ramai, yakni sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 Wita.

Pemkot juga berencana melengkapi kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik. Dengan begitu, kondisi kawasan dapat dipantau lebih mudah, termasuk melalui telepon seluler. "Sehingga saya bisa monitor dari HP saja, ketahuan nanti," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
Teras Samarinda 2 fasilitas pemkot samarinda Marnabas Patiroy