Kartu KEMAS Diluncurkan, Pelaku UMKM Anggota PEKKA Dapat Akses LPG 3 Kg

Denny Saputra • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 16:40 WIB
PENYAMPAIAN: Andi Harun memberikan arahan di sela peluncuran kartu Kemas di ruang Arutala Bapperida Samarinda, Selasa (15/9).
PENYAMPAIAN: Andi Harun memberikan arahan di sela peluncuran kartu Kemas di ruang Arutala Bapperida Samarinda, Selasa (15/9).

SAMARINDA – Pemkot Samarinda kembali memperkuat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi agar tepat sasaran. Melalui Dinas Perdagangan (Disdag), pemkot meluncurkan Kartu Akses UMKM Penyintas Gas LPG 3 Kg (KEMAS), khusus bagi pelaku usaha mikro, di ruang Arutala Bapperida Samarinda, Selasa (15/9).

Kali ini, program tersebut secara khusus menyasar pelaku UMKM yang tergabung dalam program Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), sebanyak 137 orang.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, LPG 3 kg merupakan komoditas bersubsidi yang memiliki peran vital bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro. Karena itu, distribusinya harus mendapat pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan, lonjakan harga di atas harga eceran tertinggi (HET), maupun penyaluran yang tidak tepat sasaran.

“LPG 3 kilogram merupakan komoditas bersubsidi yang memiliki peran sangat vital bagi kehidupan masyarakat berpenghasilan rendah dan para pelaku usaha mikro,” ujarnya.

Dia menjelaskan, KEMAS menjadi program lanjutan dari kebijakan kartu pembelian LPG bersubsidi yang sebelumnya telah diterapkan pemkot. Kartu tersebut dirancang untuk memastikan penerima subsidi mendapatkan LPG sesuai kebutuhan usaha dengan prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, dan tepat waktu.

“Program ini dirancang untuk memastikan skema penyaluran subsidi LPG 3 kg benar-benar memegang teguh empat prinsip utama, yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, dan tepat waktu,” jelasnya.

Dia mendorong camat dan lurah untuk ikut mengawasi distribusi kartu serta ketersediaan LPG di pangkalan dan agen di wilayah masing-masing. Pengawasan diperlukan untuk mencegah kebocoran maupun penyalahgunaan kartu oleh pihak yang tidak berhak.

“Kepada para camat dan lurah, bantu kami memantau dan mengawasi jalannya distribusi kartu dan ketersediaan pasokan di pangkalan atau agen,” tegasnya.

Dia berharap, Pertamina Patra Niaga dan DPC Hiswana Migas Samarinda juga dapat mendukung program ini dengan memastikan stok LPG tetap tersedia serta pangkalan mematuhi ketentuan pelayanan bagi pemegang KEMAS. Sementara anggota PEKKA diharapkan menggunakan kartu tersebut secara bijak untuk menunjang produktivitas usaha. “Gunakan kartu ini dengan bijak untuk menopang produktivitas usaha,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
Akses LPG 3 Kg Disdag Samarinda kemasan Wali Kota Samarinda Andi Harun