Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasar Murah Digelar, Samarinda Jaga Harga Pangan di Tengah Karhutla

D
Penulis: Denny Saputra❯
Kepala Dinas Perdagangan Samarinda-Nurrahmani
Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani.

Advertisement

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda memperkuat langkah pengendalian inflasi di tengah kondisi tanggap darurat kekeringan dan dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda menggelar pasar murah di sejumlah wilayah yang terdampak kondisi tersebut.

Kepala Disdag Samarinda Nurrahmani mengatakan, pasar murah digelar untuk memastikan kondisi darurat tidak ikut mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Disdag terhadap penanganan tanggap darurat kekeringan dan dampak asap karhutla.

“Semua pihak diaktifkan, termasuk Disdag. Kami mengondisikan jangan sampai kondisi ini menjadikan inflasi melonjak,” ujarnya, Minggu (6/9).

Advertisement

Pasar murah telah digelar pada Jumat (4/9) di dua titik di Kecamatan Palaran serta masing-masing satu titik di Kecamatan Samarinda Utara dan Samarinda Ulu. Kegiatan kembali dilaksanakan Sabtu (5/9) dan dijadwalkan berlanjut Senin (7/9) di halaman Kantor Kelurahan Makroman dan Kantor Kelurahan Pulau Atas, Kecamatan Sambutan, mulai pukul 09.00 Wita.

Nurrahmani menjelaskan, penentuan lokasi pasar murah mengacu pada laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait wilayah yang terdampak kekeringan. Jika status tanggap darurat diperpanjang, cakupan pasar murah akan diperluas ke seluruh kecamatan.

Advertisement

“Terutama wilayah pinggiran kota yang paling terdampak kekeringan dan karhutla,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, Disdag menyiapkan anggaran sekitar Rp20 juta. Namun, sebagian besar kebutuhan barang berasal dari Bulog dan distributor, sementara Disdag berperan dalam mobilisasi dan koordinasi.

Sejumlah produsen air minum dalam kemasan (AMDK) lokal juga turut berpartisipasi dengan menyediakan produk untuk dijual dalam kegiatan tersebut.

“Bahkan ada produsen AMDK lokal yang turut berpartisipasi, bersedia menyediakan barang dan jika tidak terjual dapat dikembalikan,” sebutnya.

Komoditas yang tersedia di antaranya beras SPHP, elpiji 3 kilogram, telur, gula, dan ikan beku. Harga sejumlah kebutuhan tersebut dipatok di bawah harga pasar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

732 Hektare Lahan Terbakar dan 8 Ribu Warga Kena ISPA, Samarinda Perpanjang Tanggap Darurat

732 Hektare Lahan Terbakar dan 8 Ribu Warga Kena ISPA, Samarinda Perpanjang Tanggap Darurat

Pemkot Samarinda perpanjang tanggap darurat karhutla & kekeringan 28 hari. 732 ha lahan terbakar & 8.193 warga terserang ISPA.

Kenapa Kabut Asap Samarinda Makin Pekat Tiap Pagi? Begini Penjelasan BPBD Kaltim

Kenapa Kabut Asap Samarinda Makin Pekat Tiap Pagi? Begini Penjelasan BPBD Kaltim

Samarinda kembali diselimuti kabut asap pekat. BPBD Kaltim sebut dampak asap kiriman Kalteng-Kalsel & baru hilang saat hujan masif.

Kabut Asap dan Krisis Air Bersih Masih Mengintai, Samarinda Resmi Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Kabut Asap dan Krisis Air Bersih Masih Mengintai, Samarinda Resmi Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Pemkot Samarinda perpanjang status tanggap darurat kekeringan & karhutla 14 hari. Wali Kota Andi Harun genjot PJJ & air bersih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer