KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Bursa nama calon wali kota Samarinda mulai ramai. Sejumlah partai sudah memunculkan kader yang didorong untuk maju pada Pilkada Kota Tepian mendatang.
Meski begitu, DPD PAN Samarinda memilih tidak ikut dalam euforia tersebut dan fokus memperkuat struktur partai serta menggencarkan kerja politik di basis.
Ketua DPD PAN Samarinda, Suparno, menyebut partainya belum sampai pada tahap menentukan nama yang akan diusung.
"Saat ini belum sampai akan mengusung siapa. Masih fokus solidkan struktur dan kuatkan kerja ke basis," kata Suparno saat diwawancarai, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Perjalanan Karier Ihsan Priyawibawa, 37 Tahun Mengabdi di DJP hingga Pimpin Kaltimtara
Langkah itu disebutnya tidak lepas dari agenda internal PAN setelah rapat kerja nasional pada 18 September lalu. Partai besutan Zulkifli Hasan tersebut memasang target politik untuk masuk tiga besar pada pemilu mendatang.
Target itu dibarengi dengan penyatuan langkah dan strategi politik, termasuk menyelaraskan dukungan partai terhadap program pemerintah di sektor swasembada pangan dan hilirisasi.
Di daerah, PAN juga masih menunggu kepastian format pemilu melalui revisi UU Pemilu. Aturan baru itu nantinya ikut menentukan bagaimana mekanisme pemilihan di tingkat pusat dan daerah digelar.
Meski belum menentukan kandidat, Suparno menyebut PAN Samarinda sebenarnya tidak kekurangan stok kader. Setidaknya ada tiga nama yang berpeluang dipertimbangkan jika partai nantinya memutuskan ikut bertarung dalam bursa calon wali kota.
Mereka adalah Ketua DPW PAN Kaltim Erwin Izharuddin, legislator DPRD Samarinda Jasno, serta anggota DPRD Kaltim M Darlis Pattalongi.
"Ada tiga nama yang berpeluang. Erwin Izharuddin, Jasno, dan M Darlis," ujarnya.
Ketiganya bukan nama baru dalam peta politik Samarinda. Erwin merupakan Ketua DPW PAN Kaltim dan sebelumnya juga pernah masuk dalam bursa kandidat kepala daerah di Kota Tepian.
Sementara itu, Darlis masih aktif sebagai anggota DPRD Kaltim yang mewakili Samarinda. Ia juga pernah mencicipi kontestasi sebagai calon wakil wali kota pada Pilkada Samarinda 2020 ketika berpasangan dengan Barkati.
Baca Juga: Skema RAPBD 2027 Dipatok Rp 3,4 Triliun, Wali Kota Samarinda Ingatkan Jangan Potong Bagi Hasil
Nama Jasno juga tak kalah menarik. Legislator DPRD Samarinda itu menjadi salah satu kader PAN dengan perolehan suara terbesar di internal partai pada Pileg 2024.
Bagi PAN, modal tersebut membuat pilihan untuk maju dalam kontestasi Pilkada sebenarnya sudah tersedia. Tinggal bagaimana partai memastikan mesin politiknya bekerja dan menentukan momentum untuk membuka pencalonan.
"Nama-nama itu sudah enggak asing di Samarinda. Jadi PAN enggak kekurangan kader jika ingin mengusung calon. Jadi kami fokus perkuat fondasi dulu ketimbang buru-buru menentukan figur," kata Suparno mengakhiri.
Editor : Uways Alqadrie