KALTIMPOST.ID, Informasi seputar pemadaman listrik malam ini di Samarinda Kota kembali disampaikan PLN ULP Samarinda Kota, Selasa, 29 September 2026.
Penghentian sementara aliran listrik di Samarinda Kota dikabarkan akan berlangsung selama 3 jam sejak pukul 21.00-24.00 Wita.
Pemadaman kali ini masih dikarenakan gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak pada sebagian pelanggan di wilayah kerja PLN ULP Samarinda Kota.
Baca Juga: PLN Matikan Listrik Samarinda Kota Siang Ini: Jalan Antasari hingga Abd Muthalib Bersiap Gerah
Berikut daftar area terdampak pemadaman listrik Samarinda malam ini, Selasa (29/9/2026):
1. Jalan Padat Karya sebagian
2. Jalan Wahid Hasyim 2 sebagian
3. Jalan AW. Syahranie
4. Jalan AW. Syahranie 1–7
5. Jalan Perum. Kayu Manis
6. Jalan Perum. Pinang Mas
7. Jalan TVRI Graha Asri
8. Jalan Thoyib Hadiwijaya
9. Jalan Sempaja Lestari Indah
10. Jalan Ahim
11. Komplek Stadion Sempaja
12. Jalan Wahid Hasyim 1 sebagian
13. Jalan Dayak Kenyah
14. Jalan Dayak Batu
15. Jalan Dayak Benuaq
16. Jalan Dayak Tunjung
17. Jalan Dayak Bahau
18. Jalan Dayak Punan
19. Jalan Dayak Kelian
20. Jalan Dayak Modang
21. Jalan Pandan Wangi Residence
22. Jalan Perum. Garden Hill
23. Jalan Villa Tamara
24. Jalan Wanyi dan sekitarnya.
25. Jalan Kadrie Oening sebagian
26. Jalan Polder Air Hitam
27. Jalan Anang Hasyim
28. Jalan Pandan Harum Indah
29. Jalan PW 2
30. Jalan Perum. Guru
31. Jalan Ratindo
32. Jalan Pandan Mekar dan sekitarnya.
PLN menjelaskan bahwa penghentian aliran listrik hanya bersifat sementara selama proses pemeliharaan berlangsung.
Dalam pemberitahuannya, PLN ULP Samarinda Kota mengajak seluruh pelanggan untuk berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik.
Pelanggan diminta untuk menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00–21.00 Wita.
Di jam tersebut, pelanggan diimbau untuk mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24°C.
Selain itu, pelanggan juga diminta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi sebagai bagian dari pemanfaatan energi yang lebih bertanggung jawab. (*)
Editor : Almasrifah