KALTIMPOST.ID, Informasi seputar pemadaman listrik di Samarinda Kota kembali disampaikan PLN ULP Samarinda Kota, Rabu, 30 September 2026.
Penghentian sementara aliran listrik di Samarinda Kota dikabarkan akan berlangsung selama 4 jam sejak pukul 17.00-21.00 Wita.
Pemadaman kali ini masih dikarenakan gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak pada sebagian pelanggan di wilayah kerja PLN ULP Samarinda Kota.
Berikut daftar area terdampak pemadaman listrik Samarinda hari ini, Rabu (30/9/2026):
Baca Juga: Listrik Samarinda Kota Padam Pagi hingga Siang, Ini Daftar Jalan yang Masuk Wilayah Mati Lampu
1. Jalan RE. Martadinata
2. Jalan Gajah Mada sebagian
3. Jalan Gn. Cermai
4. Jalan Gn. Merbabu
5. Jalan Gn. Merapi
6. Jalan Padat Karya sebagian
7. Jalan Wahid Hasyim 2 sebagian
8. Jalan AW. Syahranie
9. Jalan AW. Syahranie 1 - 7
10. Jalan Perum. Kayu Manis
11. Jalan Perum. Pinang Mas
12. Jalan TVRI Graha Asri
13. Jalan Thoyib Hadiwijaya
14. Jalan Sempaja Lestari Indah
15. Jalan Ahim
16. Komplek Stadion Sempaja
17. Jalan Wahid Hasyim 1 sebagian
18. Jalan Dayak Kenyah
19. Jalan Dayak Batu
20. Jalan Dayak Benuaq
21. Jalan Dayak Tunjung
22. Jalan Dayak Bahau
23. Jalan Dayak Punan
24. Jalan Dayak Kelian
25. Jalan Dayak Modang
26. Jalan Pandan Wangi Residence
27. Jalan Perum. Garden Hill
28. Jalan Villa Tamara
29. Jalan Wanyi dan sekitarnya.
Baca Juga: Balikpapan Mati Lampu Lagi Siang Ini: Sasar Pasar Baru hingga Kampung Baru Ujung
PLN menjelaskan bahwa penghentian aliran listrik hanya bersifat sementara selama proses pemeliharaan berlangsung.
Dalam pemberitahuannya, PLN ULP Samarinda Kota mengajak seluruh pelanggan untuk berpartisipasi menjaga keandalan pasokan listrik.
Pelanggan diminta untuk menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00–21.00 Wita.
Di jam tersebut, pelanggan diimbau untuk mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan mengatur penggunaan pendingin ruangan pada suhu di atas 24°C.
Selain itu, pelanggan juga diminta mengoptimalkan penggunaan peralatan hemat energi sebagai bagian dari pemanfaatan energi yang lebih bertanggung jawab. (*)
Editor : Almasrifah