“Kalau fisik saya alhamdulillah baik. Memang sudah tidak ada kaki, dan kaki itu tidak bisa tumbuh lagi. Tapi gerak saya tidak berhenti.
Baca Juga: Tiba di Indonesia, Presiden Prabowo Langsung Panggil Kepala BGN Bahas Keracunan MBG
Meski tanpa kaki, saya tetap bisa bergerak dengan hati,” ujar adik Rano Karno itu di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pekan lalu.
Sejak amputasi, Suti harus rutin menjalani kontrol medis. "Saya kontrol sebulan bisa sampai tiga kali. Jadwal itu tidak boleh terganggu," katanya. Rutinitas itu dijalani dengan tenang, disertai rasa syukur yang kian kuat.
Di balik latar belakangnya sebagai anak dari keluarga seniman besar, Suti tetap memilih jalur sederhana untuk berobat. “Saya masih pakai BPJS,” sambil tersenyum.
Suti masih merasakan nyeri dibagian kakinya yang sudah diamputasi. Menurut dokter, hal itu wajar dirasakan pengidap diabetes.
Baca Juga: Microsoft Hentikan Akses AI Militer Israel, Apa Penyebabnya?
Jadi, kan saya juga mengekstraksi kepada dokter, 'Sampai kapan ya Dok, masih terasa sakit?' Setiap orang beda-beda. Ada yang bisa hilang, ada yang enggak, gitu,” kata Suti Karno.
Editor : Uways Alqadrie