KALTIMPOST.ID, Ustaz Adi Hidayat (UAH), salah satu ulama cerdas Indonesia, dikenal tidak hanya melalui ceramah-ceramahnya yang kaya dalil, tetapi juga lewat kisah inspiratif yang ia bagikan kepada jemaah.
Salah satu kisah yang menarik perhatian adalah perjuangannya selama tujuh tahun menunggu untuk menikahi wanita yang kini menjadi istrinya, Shufairok, atau yang akrab dipanggil Mbak Lir.
Dalam sebuah kajian, UAH menceritakan bahwa dirinya harus menempuh pendidikan S2 di Tripoli, Libya, sebagai syarat dari ibunya sebelum menikah.
"Saya menunggu istri saya selama tujuh tahun. Istri saya menunggu saya tujuh tahun," ujarnya dalam sebuah cerita yang dibagikan di TikTok Muslim Hijrah.
UAH mengungkapkan bahwa meskipun ia sudah cukup mengenal Mbak Lir, keputusan untuk melanjutkan pendidikan sebelum menikah adalah amanah dari sang ibu.
"Kami mengajukan proposal menikah pada ibunda kami. Kata ibu saya, amanahnya harus belajar minimal S2, baru mama izinkan menikah," jelasnya.
Saat menghadapi jarak dan waktu yang panjang, UAH sempat menawarkan kepada Mbak Lir untuk menikah dengan pria lain jika ada yang lebih baik dan mendapat izin dari ayahnya.
Namun, Mbak Lir memilih untuk bersabar menunggu UAH menyelesaikan pendidikannya di International Islamic Call College, Tripoli.
"Allah memberikan yang terbaik. Tapi kalau kau mau bersabar, silakan tunggu sampai saya selesai S2," kenang UAH. Kesabaran Mbak Lir akhirnya berbuah manis, setelah UAH menyelesaikan pendidikannya, mereka pun menikah.
Kini, rumah tangga mereka tetap harmonis, dan UAH serta Mbak Lir telah dikaruniai lima orang anak. Kisah kesabaran dan komitmen mereka ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam menghadapi tantangan dalam sebuah hubungan. (*)
Editor : Dwi Puspitarini