KALTIMPOST.ID, Kekhawatiran mendalam dirasakan penyanyi dangdut Machica Mochtar setelah mengetahui putranya, Iqbal Ramadhan, ditangkap oleh pihak kepolisian.
Penangkapan terjadi usai Iqbal yang merupakan asisten Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta turut serta dalam aksi unjuk rasa menolak revisi Undang-Undang Pilkada.
“Saya kan khawatirnya kalau aktivis itu dihajar-hajar. Itu yang saya (takutin) jangan sampai terjadi seperti itu terhadap anak saya. Anak saya bukan penjahat. Dia kan membela rakyat kecil,” ucap Machica, Jumat (23/8).
Menurut Machica, Iqbal dan teman-temannya yang ikut aksi unjuk rasa tidak layak menerima hukuman dengan melibatkan kekerasan.
“Membela kita semua bukan sebagai penjahat yang harus disiksa dihukum, jadi saya mohon saya diselamatkan jangan sampai terjadi apa-apa dengan mereka dan teman-temannya bukan anak saya aja,” kata Machica.
“Demo ini supaya tolong jangan disiksa, mereka bukan penjahat. Mereka itu membela rakyat. Membela orang-orang kecil, membela orang-orang terzalimi,” lanjut dia.
Menurut Machica, Iqbal merasa bahwa kondisi Indonesia bukanlah situasi yang normal, melainkan dalam keadaan darurat. Dengan demikian, hal inilah yang mendorong Iqbal dan rekan-rekannya turut berunjuk rasa untuk menyuarakan penolakan mereka terhadap revisi Undang-Undang Pilkada.
“Ini bukan keadaan biasa. Kalau menurut anak saya. ‘Dengan keadaan ini bukan biasa lagi bunda harus berbuat sesuatu gitu (kata Iqbal)’. Saya enggak bisa melarang anak saya karena anak saya penginnya seperti itu,” ucap Machica.
Machica berharap pihak kepolisian untuk segera memulangkan anaknya dengan selamat.
Saya penginnya dia baik-baik aja gitu. Saya mohon pada pihak berwajib tolong lepaskan anak saya dan teman yang lain gitu,” tutur Machica.
Diketahui, Iqbal Ramadhan turut diamankan saat aksi protes di Gedung DPR RI.
Dari informasi yang diungkapkan LBH Jakarta melalui unggahan di laman Instagram mereka, ada 21 orang diamankan dalam aksi tersebut.
"Terlihat 21 massa aksi kawal Putusan MK yang ditangkap dan dibawa ke Polda. Bebaskan kawan kami!!" begitu keterangan dari akun LBH Jakarta.