KALTIMPOST.ID, Nama Codeblu tengah menjadi perbincangan hangat di dunia maya.
Food vlogger dengan review-review pedasnya ini dituding melakukan pemerasan terhadap pengusaha kuliner, hingga memicu seruan boikot dari netizen. Lantas, siapa sebenarnya sosok di balik nama Codeblu?
Pria bernama asli William Anderson ini ternyata bukan sekadar food vlogger biasa. Ia adalah seorang chef profesional dan CEO dari bisnis kuliner Iscaketory.
Namun, menariknya, Codeblu tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang kuliner.
"Adik gue namanya Isuara, tadinya dia di Le Cordon Bleu, terus cabut dia ke Lemoris," ungkap Codeblu dalam kanal YouTube dr Richard Lee, menjelaskan bahwa sang adiklah yang memiliki pengetahuan mendalam tentang dunia kuliner.
Selain bisnis kulinernya, Codeblu juga merupakan CEO dari YT Production yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat.
Lulusan S2 bidang Financial Engineering ini juga pernah disebut-sebut bekerja di dunia pertambangan.
Namun, popularitas Codeblu sebagai food vlogger kini terancam redup. Ia dituding meminta uang sebesar Rp 350 juta dengan dalih menjadi konsultan kuliner.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Berbuka Puasa Ramadhan 2025 untuk Wilayah PPU
Tudingan ini memicu kemarahan netizen, yang ramai-ramai menyerukan boikot.
"Jangan normalisasi manusia berisik sok tau dan merugikan orang lain kayak gini," tulis seorang netizen, mengungkapkan kekecewaannya.
"Kadang suka karena reviewnya ADA yg jujur. Tapi BANYAK GAK SUKANYA SAMA CODEBLU INI. TERKADANG TERLALU LEBAY, ADA YANG DI BUAT NEGATIF PADAHAL TEMPATNYA ITU FINE DAN ACTUALLY GOOD (GW TAU BEBERAPA TEMPAT YANG PERNAH DI REVIEW), REVIEW DIA TERLALU CETEK DAN BASIC," timpal netizen lainnya.
Baca Juga: Ini Dia Jadwal Imsakiyah dan Waktu Berbuka Puasa Ramadhan 2025 di Paser!
Meski Codeblu telah menyampaikan permintaan maaf, netizen tampaknya belum puas.
Seruan boikot terus menggema di media sosial, dan poster-poster kecaman terhadap Codeblu mulai bermunculan di tempat-tempat makan. ***
Editor : Dwi Puspitarini