KALTIMPOST.ID, Connie Francis, penyanyi legendaris era 1950-1960-an asal New Jersey, Amerika Serikat (AS), meninggal dunia pada 16 Juli 2025.
Musisi yang kembali mencuri perhatian kawula muda lewat lantunan lagu Pretty Little Baby dan belakangan viral di platform TikTok mengembuskan napas terakhir di usia 87 tahun.
Kabar kepergian Connie Francis untuk selama-lamanya dikonfirmasi oleh sahabat dekatnya yang juga presiden label Concetta Records, Ron Roberts, yang diunggah di Facebook.
“Dengan berat hati dan kesedihan yang mendalam, saya sampaikan kabar meninggalnya sahabat saya, Connie Francis semalam. Saya tahu Connie akan setuju para penggemarnya akan menjadi salah satu yang pertama mendengar kabar duka ini,” tulis Ron Roberts.
Sebelum meninggal dunia, ia sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit karena mengalami rasa sakit yang luar biasa.
Namun, dalam unggahan terakhirnya yang ia tulis pada 4 Juli lalu di Hari Kemerdekaan AS, ia menyebut kondisinya telah mulai membaik.
Connie yang telah pensiun dari industri music yang membesarkan namanya sejak 2018, kembali menjadi perbincangan berkat lagu “Pretty Little Baby” yang dirilis pada 1961.
Lagu Pretty Little Baby ini mendadak populer kembali dalam beberapa bulan terakhir di berbagai aplikasi media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Lagu ini digunakan dalam ribuan unggahan pengguna untuk berbagai video, dari makeup transformation hingga throwback aesthetic.
Profil Connie Francis
Wanita yang memiliki nama lengkap Concetta Rosa Maria Franconero, lahir di Newark, New Jersey, Amerika pada 12 Desember 1937.
Bakat musik Connie mulai terlihat sejak usia 4 tahun. Ia kerap tampil di berbagai kontes bakat dan ajang pencarian bakat di lingkungan tempat tinggalnya.
Kemudian ia mulai muncul di acara televisi Arthur Godfrey’s Talent Scouts, Connie diminta mengubah nama belakangnya menjadi "Francis" agar lebih mudah diucapkan dan diingat publik.
Perjalanan awal Connie di industri musik tidak langsung mulus.
Ia menandatangani kontrak rekaman dengan MGM Records pada 1955, tapi sebagian besar singel awalnya tidak sukses.
Label rekaman tersebut hampir saja melepasnya, tetapi ayahnya meyakinkannya untuk merekam versi "Who's Sorry Now?" yang kemudian meledak di pasaran dan menyelamatkan kariernya.
Sejak saat itu, dia mencetak banyak hit seperti "My Heart Has A Mind Of Its Own", "Lipstick on Your Collar", "Where the Boys Are", dan "Don't Break The Heart That Loves You" yang menjadikannya penyanyi perempuan pertama yang meraih posisi nomor satu di tangga lagu Billboard Hot 100.
Tak hanya bernyanyi, ia pun tampil di sejumlah film dan dikenal sebagai simbol pop culture Amerika era 1960-an.
Kehidupan Connie Francis yang Penuh Liku-Liku
Di balik gemerlapnya panggung, hidupnya juga diwarnai berbagai tragedi, mulai kekerasan seksual yang ia alami pada 1974, kehilangan suara usai operasi sinus pada 1977, hingga kematian sang adik akibat ditembak mafia pada 1981.
Karena semua peristiwa itu, dia sempat dirawat di rumah sakit jiwa dan mencoba bunuh diri pada 1984.
Usai pulih, ia menjadi aktivis yang vokal mendukung korban kekerasan dan kesehatan mental. Bahkan ia bekerja sama dengan pemerintahan Ronald Reagan dalam satuan tugas untuk kejahatan kekerasan serta Mental Health America.
Tercatat Menikah Empat Kali
Connie tercatat pernah menikah empat kali, namun semuanya berakhir dengan perceraian.
Ia sebelumnya pernah menjalin hubungan dengan penyanyi Bobby Darlin yang ia sebut sebagai cinta sejati.
Namun sayang, hubungan keduanya tidak direstui sang ayah dan berakhir tragis.
Dari pernikahan ketiganya dengan Joseph Garzilli, Connie mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Joseph Jr, yang kini menjadi satu-satunya ahli waris yang ia tinggalkan.
Editor : Hernawati