Kepergian musisi yang dikenal lewat sejumlah lagu populer ini langsung mengejutkan banyak penggemarnya.
Kabar kepergian suami aktris Sheila Dara Aisha ini pertama kali mencuat setelah sejumlah rekan dan musisi menyampaikan ucapan duka di media sosial.
Salah satunya datang dari Deddy Corbuzier lewat akun Instagramnya. "I hate my self for not knowing you longer than I should," tulisnya dalam postingan yang ditujukan kepada Vidi.
Banyak mencari tahu terkait Vidi Aldiano sakit apa di mesin pencarian digital. Menurut kabar yang beredar, Vidi telah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 sejak Desember 2019.
Namun, hingga kini belum ada informasi detail mengenai penyebab Vidi Aldiano meninggal yang diumumkan secara resmi oleh keluarga.
Siapa Vidi Aldiano? Nama pelantun lagu Nuansa Bening ini telah lama dikenal sebagai salah satu penyanyi pop pria yang konsisten berkarya sejak akhir 2000-an.
Selain dikenal karena suara khasnya, ia juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan hiburan, pendidikan, dan bisnis.
Profil Vidi Aldiano
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990 dari pasangan Harry Aprianto Kissowo dan Besbarini. Umur Vidi Aldiano saat meninggal menginjak 36 tahun.
Ayah Vidi Aldiano dikenal sebagai pengusaha sekaligus Direktur PT Tiga Bintang Nusantara, perusahaan yang memproduksi perangkat speaker.
Sementara itu, ibu Vidi Aldiano berprofesi sebagai guru piano. Lingkungan keluarga yang dekat dengan musik inilah yang membentuk minat dan bakat Vidi sejak kecil.
Istri Vidi Aldiano adalah aktris Sheila Dara Aisha. Keduanya mulai menjalin hubungan sejak 2015 setelah terlibat dalam sebuah proyek serial televisi.
Hubungan mereka sempat putus pada 2018, namun kembali bersama pada 2020. Pada 31 Maret 2021, Vidi melamar Sheila bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-31.
Pasangan ini kemudian resmi menikah pada 15 Januari 2022 dalam sebuah acara pernikahan yang berlangsung hangat dan menjadi sorotan publik.
Dikenal dengan nama panggung Vidi Aldiano, ternyata nama tersebut merupakan simbol dari harmoni dan keseimbangan dalam hidup sang artis.
Dilansir dari Kapanlagi, nama Vidi diambil dari gabungan dua elemen penting yang memiliki arti khusus. Kombinasi dari 'Vi', yang diambil dari Oxavia, dan 'Di', yang berasal dari Aldiano.
Kombinasi ini tidak hanya sebagai nama, tapi menunjukkan keseimbangan, mirip dengan konsep Yin dan Yang.
Sementara Oxavia Aldiano adalah nama asli Vidi Aldiano. Menurut sang ayah, nama Oxavia memiliki arti keseimbangan, sementara Aldiano merupakan singkatan dari kalimat “Alhamdulillah Dia Nongol”.
Nama tersebut muncul dari ungkapan syukur sang ayah saat proses kelahirannya yang sempat penuh risiko.
Pendidikan dan Masa Kecil Vidi Aldiano
Sejak kecil, Vidi Aldiano sudah menunjukkan ketertarikan pada musik. Ia mulai belajar piano pada usia tiga tahun dengan bimbingan ibunya. Selain itu, ia juga sempat belajar memainkan biola saat masih duduk di bangku sekolah dasar.
Untuk pendidikan Vidi Aldiano, ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan sekolah Al-Azhar.
Ia bersekolah di SDI Al Azhar 4 Kebayoran Lama, kemudian melanjutkan ke SMPI Al Azhar 3 Bintaro dan SMAI Al Azhar 1 Kebayoran Baru.
Setelah lulus SMA, ia sempat mengambil jurusan Teknik Elektro di Universitas Pelita Harapan. Namun merasa kurang cocok, ia kemudian berpindah ke jurusan Manajemen hingga menyelesaikan studinya dengan nilai yang sangat baik.
Tak berhenti di situ, Vidi juga menempuh pendidikan S2 di University of Manchester, Inggris, pada program Innovation Management and Entrepreneurship. Ia lulus dengan predikat cum laude pada 2015.
Selain itu, ia juga pernah mengikuti program musim panas di Berklee College of Music, Amerika Serikat, untuk memperdalam ilmu vokal dan teori musik.
Biodata Vidi Aldiano
Nama asli Vidi Aldiano: Oxavia Aldiano
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 29 Maret 1990
Umur Vidi Aldiano: 35 tahun
Agama Vidi Aldiano: Islam
Nama ayah: Harry Aprianto Kissowo
Nama ibu: Besbarini
Istri Vidi Aldiano: Sheila Dara Aisha
Karir Vidi Aldiano di Dunia Musik
Perjalanan karir Vidi Aldiano di industri musik dimulai pada 2008 ketika ia merilis album debut bertajuk Pelangi di Malam Hari. Album ini berisi 11 lagu dan sukses memperkenalkan namanya ke publik.
Salah satu lagu yang paling populer dari album tersebut adalah “Nuansa Bening”. Lagu itu menjadi titik awal popularitas Vidi Aldiano di industri musik Indonesia.
Sejak saat itu, namanya semakin dikenal luas. Ia bahkan meraih penghargaan sebagai Penyanyi Pria Terfavorit dalam MTV Indonesia Awards 2009.
Kesuksesan kembali diraih lewat album studio ketiganya bertajuk Persona yang dirilis pada 2016. Album tersebut berhasil meraih sertifikasi triple platinum setelah penjualan album fisiknya mencapai ratusan ribu kopi.
Tak hanya bernyanyi, Vidi Aldiano juga dikenal aktif sebagai penulis lagu, presenter, dan pengusaha.
Pernah Terseret Polemik Hak Cipta
Di tengah kariernya, Vidi juga sempat menghadapi polemik hukum terkait lagu “Nuansa Bening”. Dua pencipta lagu tersebut, Keenan Nasution dan Rudi Pekerti, pernah menggugatnya atas dugaan pelanggaran hak cipta.
Gugatan itu berkaitan dengan penggunaan lagu dalam berbagai penampilan komersial. Kasus tersebut sempat menjadi sorotan publik sebelum akhirnya diproses melalui jalur hukum.
Kini sosok yang dikenal mudah berteman dan riang ini telah tiada. Selamat Jalan Vidi Aldiano. (*)
Editor : Almasrifah