Aktor Legendaris Tim Curry Meninggal Dunia, Ini Jejak "Dr Frank-N-Furter" 5 Dekade di Dunia Hiburan

Almasrifah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:10 WIB
Aktor legendaris Tim Curry meninggal dunia, Rabu (26/8/2026). (TVLine)
Aktor legendaris Tim Curry meninggal dunia, Rabu (26/8/2026). (TVLine)

KALTIMPOST.ID, Dunia hiburan internasional berduka atas meninggalnya aktor legendaris Tim Curry, Rabu (26/8/2026).

Pemeran Dr Frank-N-Furter dalam The Rocky Horror Picture Show tersebut meninggal dunia pada usia 80 tahun di rumahnya di Los Angeles, Amerika Serikat.

Untuk saat ini, penyebab kematiannya belum diumumkan.

Kepergian Curry mengakhiri perjalanan kariernya selama lebih dari lima dekade.

Ia dikenal sebagai aktor serba bisa yang berkarya di berbagai bidang, mulai dari teater, film, televisi, musik, animasi, hingga video game.

Sebelum dikenal di layar lebar, Curry lebih dulu membangun reputasi melalui panggung teater di Inggris pada akhir 1960-an.

Baca Juga: Legenda Musik Country Dolly Parton Meninggal, Baru 4 Hari Lalu Ungkapkan Kondisi Kesehatan

Dr. Frank-N-Furter Jadi Peran Ikonik Tim Curry

Nama Curry melejit setelah dipercaya memerankan Dr. Frank-N-Furter dalam The Rocky Horror Show pada 1973.

Dua tahun kemudian, ia kembali memainkan karakter tersebut dalam The Rocky Horror Picture Show.

Sosok ilmuwan eksentrik dengan penampilan nyentrik itu menjadi peran paling ikonik dalam karier Curry sekaligus menjadikannya figur kultus dalam budaya pop.

Namun, karier Curry tidak berhenti pada satu karakter. Ia tampil dalam sejumlah film populer seperti Clue, Legend, Home Alone 2: Lost in New York, dan Muppet Treasure Island.

Namanya kembali mencuri perhatian lewat peran Pennywise dalam miniseri televisi It pada 1990, yang diadaptasi dari novel Stephen King.

Dari Film hingga Dunia Animasi

Curry juga memiliki kiprah panjang sebagai pengisi suara. Ia menjadi suara Hexxus dalam film animasi FernGully: The Last Rainforest (1992), termasuk menyanyikan lagu “Toxic Love”.

Ia juga mengisi suara Captain Hook dalam Peter Pan and the Pirates, Chancellor Palpatine dalam Star Wars: The Clone Wars, serta berbagai karakter dalam film dan serial animasi lainnya.

Baca Juga: Innalillahi, Diding Boneng Meninggal Dunia Pagi Ini, Sempat Berjuang Melawan Asma Selama Tiga Tahun

Di panggung teater, Curry memperoleh tiga nominasi Tony Award, termasuk berkat penampilannya dalam Amadeus dan Spamalot.

Ia juga aktif bermusik dengan merilis sejumlah album solo. Kemampuannya sebagai penyanyi dan aktor membuat Curry mampu berpindah antara pertunjukan musikal, film, televisi, dan proyek pengisi suara.

Tetap Berkarya Setelah Mengalami Stroke

Pada 2013, Curry mengalami stroke yang berdampak besar terhadap kondisi fisiknya dan membuatnya harus menggunakan kursi roda.

Meski aktivitasnya kemudian berkurang, ia tetap berkarya dan kembali tampil dalam film horor Stream pada 2024.

Dalam memoarnya, Vagabond, yang terbit tahun lalu, Curry juga menceritakan perjalanan hidup serta karier panjangnya di dunia hiburan.

Ia menjadi salah satu aktor yang mampu mempertahankan eksistensi selama puluhan tahun dengan karakter-karakter yang berbeda.

Tim Curry meninggalkan warisan yang jauh lebih besar daripada satu peran.

Dari Dr. Frank-N-Furter, Pennywise, hingga Hexxus, ia dikenal karena kemampuannya menghidupkan karakter unik, gelap, dan eksentrik.

Kepergiannya menjadi akhir dari perjalanan seorang seniman yang selama puluhan tahun berhasil meninggalkan jejak kuat di film, televisi, teater, musik, dan animasi. (*)

Editor : Almasrifah
Tim Curry Tim Curry meninggal Dr Frank-N-Furter