SAMARINDA – Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Institute menyambangi Kaltim untuk melakukan sharing dan memperbarui riset serta isu-isu terkini. Destinasinya kali ini adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (Unmul) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda (UINSI), Kamis (25/4). Menghadirkan narasumber Luqyan Tamanni selaku Head of BSI Institute.
Dikatakan Luqyan, BSI Institute Jakarta datang ke Kaltim untuk menggali informasi. Di antaranya, literasi dan kurangnya bahan baku kritis halal yang diproduksi untuk makanan halal. “Jadi, isu-isu yang ada di sini, oleh BSI akan diteliti. Kemudian hasilnya akan disampaikan ke rekan-rekan kampus, agar nantinya hasil skripsi lebih kaya serta ekonomi syariah berkembang dengan baik,” ucapnya.
Dalam diskusi di Unmul, materi yang dia sampaikan beda dengan UINSI. “Kalau isu yang kita sampaikan hampir sama, hanya sudut pandangnya saja yang berbeda. Misalnya di Unmul kita sampaikan tentang perilaku konsumen Indonesia dan perubahan demografisnya sedangkan di UINSI kita sampaikan terkait industri halal, keuangan syariah, serta prinsip syariah,” jelasnya.
Di sisi lain, kegiatan ini juga meningkatkan literasi keuangan masyarakat karena literasi keuangan di Indonesia masih kecil. Diharapkan dengan kampus terlibat mulai mahasiswa hingga dosen, semakin banyak yang menyampaikan informasi mengenai ekonomi syariah, sehingga masyarakat semakin paham. “Total literasi masyarakat kita di seluruh Indonesia masih sembilan persen untuk keuangan syariah,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kampus UINSI H Moh Mahrus menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan BSI institute. Kunjungan ini salah bentuk meningkatkan literasi, terutama tentang keuangan syariah dan industri perbankan syariah. “Mengingat kita ini merupakan negara muslim terbesar di dunia. Namun, lewat data yang dipaparkan dari narasumber BSI hanya 9 persen yang memakai perbankan syariah dan industri keuangan syariah, sehingga kehadiran BSI Institute memberikan manfaat luar biasa bagi kampus UINSI, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,” katanya.(k16)
Editor : Ery Supriyadi