SEBAGAI perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Liang Buaya, Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (4/7).
Peserta terdiri dari masyarakat pengguna listrik dan perangkat desa setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota dosen satu dan dosen dua Ir Arbain dan Ir Prihadi. Serta mahasiswa dari jurusan Teknik Elektro kampus Polnes Vasco Wengkang.
Ketua tim dan penanggung jawab, Onglan Nainggolan mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat yang disampaikan ke masyarakat bertemakan ‘Penyuluhan Pentingnya Sistem Proteksi dan Pentanahan Pada Instalasi Listrik Bangunan’.
“Tema ini diangkat karena kepedulian kami akan bahaya-bahaya listrik yang mengancam yang dapat menimbulkan kerugian dan korban. Terutama terkait kelengkapan instalasi listrik di rumah untuk listrik yang aman,” katanya.
Dijelaskannya, bahwa listrik sudah termasuk kebutuhan primer. Hampir di semua aspek aktivitas manusia ketersediaan listrik sangat diperlukan. Listrik itu dapat digunakan secara aman dan bersahabat apabila diterapkan memenuhi standar yang berlaku dan dilengkapi dengan sistem proteksi dan pentanahan yang standar.
“Pertama, instalasi listrik rumah yang aman itu dilengkapi dengan Miniatur circuit breaker (MCB) untuk membatasi penggunaan listrik dan mencegah timbulnya kebakaran bila terjadi hubung singkat atau korsleting,” sebutnya.
Kedua, Earth leakage circuit breaker (ELCB) untuk mencegah terjadinya sengatan listrik saat terjadi kebocoran isolasi. Ketiga, pentanahan untuk mencegah terjadinya kecelakaan listrik akibat induksi petir.
“Dengan penjelasan ini, kita berharap listik yang berguna di kehidupan masyarakat dapat dipahami oleh warga Desa Liang Buaya. Karena listrik juga sangat berbahaya. Bahaya-bahaya yang dapat terjadi pada listrik di rumah tangga yakni seperti kesetrum dan luka bakar bahkan bisa sampai korban jiwa,” jelasnya.
Diakhir kegiatan, berlangsung sesi tanya jawab. Pada waktu sesi tanya jawab, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Mereka merasa puas karena pertanyaan mereka dapat terjawab dengan baik dan jelas. (pms/as/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan