Grand Final Kanda dan Dinda Duta Budaya Kalimantan Timur (Kaltim) telah digelar, Sabtu (6/7).
KUTAI KARTANEGARA–Ajang tahunan itu diikuti perwakilan kanda dan dinda duta budaya dari 10 kabupaten dan kota yang ada di Bumi Etam.
Tahun ini, acara yang mencari representatif duta budaya tersebut mengangkat tema “Eksplorasi Potensi Budaya dalam Semangat Kolaborasi Menyongsong IKN”. Peresmian acara dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong.
“Dalam upaya menjaga dan melestarikan budaya, khususnya di Kaltim, anak muda memiliki misi yang harus diemban dan dijalankan, yaitu turut berperan aktif mendukung program pemerintah dan menjadi jembatan kepada masyarakat,” ujar Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahyani Fadianur Dian yang hadir mewakili Bupati Kutai Kartanegara.
Acara itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi sebagai wadah menggalang semangat generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya Kaltim.
Selaras dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan mengatakan, ajang itu diharapkan menjadi terobosan menggali lebih dalam potensi-potensi budaya, serta menjalin kerja sama yang kuat untuk mendukung implementasi program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Lewat Kanda Dinda Duta Budaya, semoga bisa menjangkau generasi muda yang sadar pentingnya pelestarian budaya sebagai ciri khas suatu bangsa,” ujarnya.
Puncak acara grand final berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong berlangsung meriah. Beragam penampilan budaya memukau dari tarian tradisional hingga seni musik tradisional.
Acara juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran pentingnya melestarikan warisan budaya, sebagai bagian dari identitas dan kekayaan bangsa.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kaltim sekaligus Ketua Panitia Sih Sudiono mengungkapkan, agar kegiatan seperti itu terus memberikan motivasi dan inspirasi bagi generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah mereka.
Ajang itu adalah bukti nyata dari upaya menjaga warisan budaya yang kaya di Kalimantan Timur.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara tersebut, termasuk para finalis, juri, dan semua yang terlibat dalam proses seleksi dan pelaksanaan acara," ungkapnya.
Dengan semakin meningkatnya minat dan partisipasi dalam kegiatan budaya seperti itu, pihaknya berharap semakin banyak anak muda yang terlibat aktif dalam melestarikan kekayaan budaya daerah mereka di masa depan.
Perjalanan pasangan Kanda Dinda Duta Budaya Kaltim tidak akan berhenti pasca-gelaran saja. Mereka akan kembali berjuang untuk berkompetisi di tingkat nasional, sembari menjalankan tugas menjadi representatif generasi muda pelestari budaya yang berdaya, tak hanya untuk daerah namun juga untuk Indonesia.
Kegiatan dilaksanakan selama empat hari, terhitung mulai 4–7 Juli 2024 bertempat di Hotel Grand ELTY Singgahsanah Tenggarong, Kukar. (adv/kh/dra)