BALIKPAPAN - Gebyar UMKM sukses dan meriah. Gelaran inisiasi DKUMKMP (Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian) Balikpapan berlangsung lima hari, 8-12 Agustus di Main Atrium Pentacity Mall Balikpapan.
Kepala Bidang Industri Kecil Menengah Indira Purnamajaya selaku ketua panitia pelaksana mengucapkan permohonan maaf selama penyelenggaraan bila masih terdapat kekurangan, dan akan dilakukan perbaikan ke depannya.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut menyukseskannya serta seluruh mitra kolaborator yang akan menandatangani kesepakatan bersama tentang pengembangan wirausaha dan UMKM di Kota Balikpapan,” ucapnya.
Gebyar UMKM ini akan selalu menanamkan dukungan gerakan cinta produk dalam negeri agar UMKM tetap eksis, maju dan unggul di Kota Balikpapan bahkan hingga dunia Internasional.
Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruressandy Setya Kesuma mengatakan Gebyar UMKM merupakan bukti nyata dari semangat dan kreatifitas pelaku UMKM di Kota Balikpapan.
“Juga jadi ajang memamerkan produk-produk unggulan dan wadah pelaku UMKM untuk berinteraksi, bertukar pikiran dan memperluas jaringan bisnis,” sebutnya.
Potensi besar pun terlihat dari hasil produk-produk UMKM Kota Balikpapan. tidak kalah kualitasnya dengan produk industri besar. Banyak juga produk UMKM itu memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri yang sangat diminati masyarakat.
“Pemkot Balikpapan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pembinaan kepada sektoru UMKM, mulai dari pelatihan, pendampingan, kemudahan akses permodalan bahkan hingga fasilitas pemasaran,” ungkap Heru.
Penutupan Gebyar UMKM juga dirangkai penandatanganan kerjasama antara pelaku UMKM dengan korporasi dalam hal pembinaan, pengembangan dan pemberdayaan kewirausahaan dan UMKM.
Diantaranya TP-PKK Kota Balikpapan, Pos Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Kantor Pertanahan Kota Balikpapan, Rumah BUMN, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Balikpapan, Mall Pentacity, Lion Parcel.
“Agar dapat bekerjasama dengan pelaku industri, juga harus diperhatikan bagi UMKM untuk mampu memenuhi standar mereka, meningkatkan kualitas produk termasuk dari estetika atau kemasannya,” imbuhnya.
Kegiatan itu juga menghasilkan sejumlah transaksi pelayanan hasil kolaborasi di sentra pelayanan pubik yang tersedia antara DKUMKMP, DPMPTSP serta Disdukcapil.
Pendaftaran Sertifikasi Halal Self Declare sebanyak 15 orang, layanan Siinas dan TKDN sejumlah 16 orang, 8 orang mengurus merek dan hak cipta, layanan kurasi UMKM sebanyak 133 orang. Selain itu, ada 33 orang mengurus OSS NIB, layanan Identitas Kependudukan Digital sebanyak 55 orang
Rangkaian kegiatan ditutup dengan launching logo merk kolektif SIKT (Sentra Industri Kecil Teritip) dan SIKS (Sentra Industri Kecil Somber). (pms/pus/kri)
Editor : Sukri Sikki