Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hadirkan Program Studi Tari di FIB Unmul, Akmal Malik: Kolaborasi Itu Mampu Perkuat Upaya Pelestarian Budaya Lokal

ADV • Jumat, 17 Januari 2025 | 08:00 WIB
SAMBUT BAIK: Akmal Malik (kemeja putih) bersama para akademika FIB Universitas Mulawarman, dan bersama Biro Kesra, Disdikbud, Dispora Kaltim dan tamu lainnya di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim.
SAMBUT BAIK: Akmal Malik (kemeja putih) bersama para akademika FIB Universitas Mulawarman, dan bersama Biro Kesra, Disdikbud, Dispora Kaltim dan tamu lainnya di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim.

 

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Mulawarman (Unmul) yang dipimpin M Bahri Arifin, berdiskusi dengan Pj Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik. Menjalin sinergi akademik dan pemerintah daerah dalam mengembangkan budaya, bahasa, serta pendidikan di Kaltim.

 

SAMARINDA–Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas. Termasuk kerja sama dalam penelitian budaya lokal, pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bidang kebudayaan, dan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan akademik serta kebudayaan.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah program afirmasi penerimaan mahasiswa baru bagi lulusan SMA/SMK sederajat di Kaltim untuk Program Studi S1 Etnomusikologi, dan S1 Tari berupa kuota sejumlah kursi mahasiswa baru yang disiapkan khusus.

Program itu diharapkan dapat didukung beasiswa dari pemprov guna mendorong pengembangan seni dan budaya lokal.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyambut baik inisiatif yang diajukan, dan menegaskan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama aspek kebudayaan yang menjadi identitas Kaltim.

Akmal juga memberikan tantangan kepada FIB untuk lebih aktif memberikan edukasi budaya kepada masyarakat, dan berkontribusi melalui kegiatan nyata yang berdampak langsung.

“Diharapkan kolaborasi itu mampu memperkuat upaya pelestarian serta pengembangan budaya lokal, sehingga dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kaltim,” jelasnya.

Sementara itu, Bahri Arifin mengatakan, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman (Unmul) secara resmi membuka program studi baru, yaitu Program Studi S1 Tari.

“Kehadiran program studi itu didorong kepedulian masyarakat Kaltim terhadap pentingnya pelestarian budaya lokal, khususnya seni tari tradisional daerah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei dan kuesioner yang melibatkan pemangku kebijakan, masyarakat adat, pengguna lulusan, serta pelajar tingkat menengah atas, ditemukan adanya kebutuhan mendesak untuk menghadirkan program pendidikan formal yang fokus pada seni tari Kalimantan Timur.

Terpisah, Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur menambahkan, hasil survei itu direspons Unmul dengan mengembangkan prodi S1 tari sebagai upaya memberikan layanan pendidikan tinggi, dalam rangka menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah tantangan global.

“Mulai tahun ini, Program Studi S1 Tari FIB Unmul menerima pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 melalui tiga jalur, yaitu SNBP, UTBK SNBT, dan SMMPTN,” tegas Bahri.

Prodi Tari mengembangkan pengkajian dan penciptaan seni tari, sejalan dengan karakter lingkungan hutan tropis lembab Kalimantan dengan berpijak pada tiga pilar kebudayaan Kaltim, yaitu kebudayaan pedalaman, kebudayaan pesisir, dan kebudayaan keraton.

“Tiga pilar itu menjadi ciri khas dalam pembelajaran tari, baik dalam kajian teori maupun praktik,” pungkasnya.

Editor : Dwi Restu A
#seni tari #Universitas Mulawarman #kaltim #Fakultas Ilmu Budaya (FIB) #Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik #budaya