KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN– Suasana hangat menyelimuti Aula Kantor PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), Rabu (16/4) lalu. Di tengah padatnya rutinitas membangun dan menerangi negeri, seluruh insan PLN UIP KLT dari pucuk pimpinan hingga tenaga alih daya berkumpul dalam sebuah momen penuh makna, Halal Bihalal Pasca-Lebaran.
Acara yang digelar rutin setiap tahun ini bukan sekadar formalitas. Lebih dari itu, halal bihalal telah menjelma menjadi tradisi penuh cinta dan kehangatan, yang terus dirawat oleh keluarga besar PLN UIP KLT.
Dipandu oleh General Manager Raja Muda Siregar dan dihadiri oleh Ustadz Drs. H. Adi Ismanto, para pegawai, mitra kerja, hingga stakeholder eksternal, acara ini menjadi simbol kuatnya jalinan kebersamaan di balik tugas besar PLN.
“Melihat kebersamaan ini, hati saya terasa hangat. Halal bihalal ini adalah pengingat bahwa di balik tugas yang berat, kita adalah satu keluarga. Saling memaafkan dan mempererat silaturahmi akan menjadi energi positif bagi kita untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,”ucap GM PLN UIP KLT Raja Muda Siregar.
Dalam balutan nuansa religius dan kekeluargaan, acara diawali dengan sambutan dan tausiah menyentuh dari Ustaz Adi Ismanto. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik—bukan hanya untuk memperbaiki hubungan antarsesama, tapi juga memperkuat niat dan semangat dalam bekerja dengan hati yang bersih.
Momen puncak pun tiba; saling bersalaman, senyum mengembang, dan peluk erat di antara rekan-rekan kerja. Tak ada sekat jabatan, tak ada pembeda status. Semua larut dalam semangat saling memaafkan.
Ayu, salah satu tenaga alih daya, mengaku terharu. “Saya merasa seperti berada di tengah keluarga besar yang sesungguhnya. Momen ini sangat berarti, membuat hati terasa ringan dan hubungan dengan rekan-rekan semakin erat,” katanya.
Tradisi yang sederhana ini memang selalu dinanti. Bukan karena hidangan yang tersaji, melainkan karena energi positif yang dihadirkannya. Di tengah tantangan besar membangun infrastruktur kelistrikan Kalimantan Timur, kebersamaan seperti inilah yang menjadi bahan bakar utama.
Dengan semangat yang diperbarui dan hati yang saling terikat, keluarga besar PLN UIP KLT kembali ke tugas mulia mereka, menerangi negeri dengan ketulusan dan kekuatan kolektif. (*)
Editor : Ismet Rifani