Setelah dibuka secara resmi Mobile IP Clinic secara serentak, seluruh kantor wilayah memperingati Hari Kekayaan Intelektual sedunia 2025.
SAMARINDA–Kanwil Kemenkum Kaltim kembali melaksanakan layanan konsultasi kekayaan intelektual dan bazar UMKM di Teras Samarinda, Sabtu (26/4).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Saefuddin Zuhri sebagai, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kaltim Muhammad Ikmal Idrus, Kadis Perdagangan Kota Samarinda Nurrahmani, Sekretaris Dinas Perdagangan Samarinda Muhammad Fachri Anshari, Kadis Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi dan perwakilan dari Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kaltim.
Kegiatan itu dihadirkan sebagai bagian dari upaya mempermudah masyarakat, khususnya pelaku usaha dalam memperoleh informasi, konsultasi, serta pendaftaran kekayaan intelektual secara langsung dan lebih aksesibel.
Selain itu, kegiatan tersebut menampilkan penampilan dari tari tarian khas Kalimantan Timur, band, fesyen show dan penyerahan sertifikat kekayaan intelektual.
Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Mia Kusuma Fitriana mengapresiasi atas kehadiran bapak dan ibu yang berasal dari perwakilan masing-masing instansi, termasuk masyarakat Samarinda. "Itu semua tidak akan terlaksana tanpa adanya dukungan dari bapak dan ibu sekalian," jelasnya.
Kakanwil Kemenkum Kaltim Muhammad Ikmal Idrus menyampaikan, kekayaan intelektual memiliki peran krusial dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045, mengandalkan pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan kreativitas, seperti paten, merek, hak cipta, dan desain industri dapat menjadi penguat industri dan penopang perekonomian nasional.
"Kekayaan intelektual bukan sekadar hak perlindungan hukum, juga merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.
Kakanwil menyampaikan, bahwasanya di Kalimantan Timur terdapat permohonan pendaftaran dan pencatatan kekayaan intelektual dari 2024 sampai dengan saat ini, yaitu merek 1,318, paten 114 masih didominasi.
Hal yang sama juga disampaikan Saefuddin Zuhri sebagai wakil wali kota Samarinda, dia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat Samarinda, khususnya dalam memberikan pengetahuan terkait perlindungan kekayaan intelektual yang ada di Bumi Etam.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan tersebut, inovasi dan kreativitas masyarakat dapat terlindungi dengan aman, khususnya yang mempunyai nilai kekayaan intelektual budaya lokal Samarinda,” ungkapnya.
Kegiatan layanan konsultasi kekayaan intelektual dan bazar UMKM di Teras Samarinda tersebut sangat meriah, dan bermanfaat untuk masyarakat Samarinda.
Editor : Dwi Restu A