Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda Melaksanakan Pengabdian pada Masyarakat di PAUD As-Sa’diah 3 Samarinda

Iklan • Rabu, 24 September 2025 | 18:58 WIB
Foto bersama siswa PAUD dan pengurus beserta tim pengabdian masyarakat.
Foto bersama siswa PAUD dan pengurus beserta tim pengabdian masyarakat.

KALTIMPOST.ID, Dalam mewujudkan dan melaksanakan pengembangan secara non-akademis secara khusus Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda kali ini melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di PAUD As-Sa’diah 3 Samarinda.

Ketua pengabdian masyarakat, Daryono yang juga dosen di Politani Samarinda menuturkan, keterbatasan lahan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia untuk budi daya tanaman sayuran dan buah merupakan tantangan tersendiri bagi masyarakat kota.

Tema inilah yang diangkat Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda dalam melaksanakan pengabdian pada masyarakat pada Jumat (19/9) di PAUD As-Sa’diah 3 Samarinda. 

"Karena kegiatan ini merupakan solusi bagi sekolah tersebut yang memiliki lahan sangat terbatas, selain mengedukasi sekolah tersebut melalui pembelajaran budidaya tanaman, kegiatan ini juga memberikan bantuan berupa bibit tanaman sayuran, buah-buahan, peralatan berkebun seperti cangkul, parang, sekop, planterbag, wall planter, polybag juga media tanam," ujar Daryono.

Ditambahkan Daryono, dengan mengangkat tema Edukasi Urban Farming Pembelajaran pada Guru, Orang Tua dan Murid, Peserta Didik PAUD AS-Sa’diah 3 Samarinda” tentu saja kegiatan ini disambut gembira Kepala PAUD AS-Sa’diah 3 Samarinda, Binti Safa'ah M Pd yang didampingi ketua komite sekolah.

Daryono menyebut kegiatan ini terlaksana atas bantuan Politenik Pertanian Negeri Samarinda melalui dana DIPA kampus.

Daryono juga mengungkapkan, pemanfaatan lahan terbatas seperti pekarangan dan pagar sekolah dapat digunakan sebagai lahan untuk bercocok tanam asal sesuai kebutuhan tanaman yang dibudidayakan.

Bercocok tanam di perkotaan akan berkontribusi pada ketahanan pangan, dan gizi masyarakat kota khususnya Paud As-Sa’diah serta menjaga lingkungan melalui ruang hijau dan berkelanjutan.

"Kegiatan ini dilaksanakan sekali dalam satu hari kunjungan edukatif kepada anak-anak tersebut. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning) yang dirancang untuk membangun karakter cinta lingkungan melalui praktik   sederhana," tutur Daryono.

"Kegiatan penguatan karakter cinta lingkungan melalui praktik budi daya bagi anak. Kegiatan ini diikuti 20 anak usia dini dan didampingi guru, dosen, serta mahasiswa. Kegiatan berlangsung dengan pendekatan praktik langsung menanam," tambahnya.

Kegiatan yang dilakukan sejak pagi hingga sore ini dihadiri 20 peserta dari Paud As-Sa’diah, yakni 6 dosen, 1 administrasi dan 4 mahasiswa. Diakhiri dengan kemeriahan anak-anak PAUD yang terlibat langsung menanam di pekarangan sekolah mereka.

Berdasarkan temuan dan pengamatan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman bermakna bagi anak-anak dalam mengenal dan mencintai lingkungan sejak dini.

Melalui kegiatan yang difokuskan pada praktik menanam serta keterampilan baru, tetapi juga membangun karakter peduli terhadap alam secara alami dan menyenangkan.

Hal ini sejalan dengan semangat pendidikan karakter yang berkelanjutan di era perubahan iklim dan lingkungan.

Editor : Hernawati
#Politani Samarinda #paud #Politeknik Pertanian Negeri Samarinda #Pengabdian pada Masyarakat