Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Workshop Tematik Mahakarya Organizer, Jadi Ruang Kolaborasi Baru bagi WO Kaltim

ADV • Rabu, 19 November 2025 | 19:32 WIB
TEMATIK: Workshop tematik Warisan Nusantara salah satunya mengenai pernikahan adat, mengundang Dani Mukti, WO yang dipercaya menangani pernikahan Kaesang Pangarep dan Al-Ghazali.
TEMATIK: Workshop tematik Warisan Nusantara salah satunya mengenai pernikahan adat, mengundang Dani Mukti, WO yang dipercaya menangani pernikahan Kaesang Pangarep dan Al-Ghazali.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Dekorasi pernikahan memenuhi ruangan ketika Mahakarya Organizer membuka rangkaian Wedding Festival pada 13 November. Bukan sekadar pameran vendor, acara itu langsung dibuka dengan sesi workshop khusus wedding organizer (WO) dari berbagai kota di Kaltim, menghadirkan ruang diskusi yang jarang terjadi dalam satu forum besar.

Owner Mahakarya Organizer Teuku Aziz menegaskan, konsep mereka memang dimulai di ruang edukasi. Wedding festival dengan workshop tematik. Workshop perdana tersebut diikuti 17 WO se-Kaltim, mulai Samarinda, Balikpapan, hingga Tenggarong.

Seluruh peserta dibawa masuk ke diskusi praktis. “Diajak sharing tentang bagaimana manajemen tim, bagaimana service WO yang sebenarnya, bagaimana ketika WO memiliki problem dengan klien atau vendor, bagaimana penyelesaian masalah,” jelas Aziz. Sosok yang menjadi magnet pada sesi itu adalah Dani Mukti dari Pengantin Production, praktisi wedding tradisional yang sudah 26 tahun berkecimpung di dunia WO.

“Kenapa Dani Mukti, karena udah 26 tahun jadi WO, pelopor wedding tradisional di Jogjakarta. Kemudian merambah ke nasional, ibu Dani itu yang pegang acara Kaesang Pangarep sampai Al Ghazali,” tuturnya.

Aziz menambahkan relevansinya bagi Kaltim. “Di Samarinda sudah banyak temu manten. Banyak yang pakai adat pernikahannya. Harapannya, supaya para pelaku WO itu tahu pakem,” katanya.

Dia menegaskan bahwa Mahakarya Organizer hadir bukan hanya sebagai event organizer, tetapi pemantik kolaborasi. “Mahakarya ini pelopor untuk wedding festival dan workshop, jadi wadah berkolaborasi,” ungkapnya. Perbedaan konsep Mahakarya ditekankan. “Bedanya Warisan Nusantara dan wedding festival lain itu segmented atau fokus ke persiapan pernikahan, service pernikahan dan paket pernikahan,” lanjutnya.

Rangkaian workshop dan coaching clinic yang berlangsung hingga 15 November menjadikan Mahakarya Organizer bukan sekadar festival, tetapi ruang belajar bersama bagi industri pernikahan Kaltim. (adv)

Editor : Dwi Restu A
#wo #kaltim #Mahakarya Organizer Group