KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Kota Balikpapan resmi ditutup pada Rabu (19/11) malam di Politeknik Negeri Balikpapan.
Dalam seremonial penutupan yang dilakukan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud tersebut, kontingen Kecamatan Balikpapan Utara berhasil keluar sebagai juara umum, dengan total perolehan juara sebanyak 92 orang. Disusul juara kedua yakni Balikpapan Tengah dengan perolehan juara 82 orang dan juara ketiga Balikpapan Selatan dengan total juara 78 orang.
Acara berlangsung meriah dengan kehadiran ratusan kafilah dari seluruh kecamatan beserta keluarga. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Yono Suherman, anggota DPRD, Forkopimda, para ulama, habaib hingga tokoh agama.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kerja seluruh panitia, dewan hakim, LPTQ Balikpapan, pihak kampus Poltekba, serta antusiasme masyarakat yang turut menghidupkan suasana syiar Islam selama hampir sepekan tersebut.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada kafilah peraih juara serta seluruh peserta yang tampil di berbagai cabang lomba.
Para juara juga turut diingatkan untuk terus mempersiapkan diri menuju MTQ tingkat Provinsi Kaltim. “Saya harap ini menjadi tolok ukur menghadapi MTQ di tingkat selanjutnya. Juara yang nantinya akan maju ke provinsi semoga mendapatkan hasil terbaik yang dapat meningkatkan peringkat kita dan semoga sampai ke nasional,” harapnya.
“Bagi peserta yang belum berhasil, pengalaman MTQ adalah amal ibadah, memperluas silaturahmi, dan membuka peluang untuk tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tambahnya.
Dirinya juga menekankan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk melahirkan para kader-kader terbaik. “Kami akan terus konsisten memperkuat kegiatan keagamaan dan pendidikan Al-Qur’an. melalui TPQ, TPA, rumah tahfiz, dan program pembinaan generasi muda lainnya,” terangnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh OPD agar ke depan di setiap kegiatan pemerintah ataupun lainnya dapat mengikutsertakan para juara MTQ agar mereka dapat terus mengasah kemampuannya.
“Saya punya rencana kegiatan-kegiatan kita untuk bisa melibatkan mereka. Tidak perlu memanggil yang lain, agar anak-anak ini bisa terus melatih mentalnya. Kita ingin generasi Balikpapan cinta Al-Qur’an dan menjadi kota makmur dan damai,” harapnya.
Sementara itu, sebagai juara umum, Camat Balikpapan Utara Umar Adi mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah Balikpapan Utara yang sudah berjuang dalam MTQ tahun ini.
“Tentunya ini bukan kerja satu dua orang, tapi seluruh tim dan kebersamaan mitra, para kafilah, official dan para pelatih,” ujarnya.
Umar menyebut setelah ini pihaknya akan mempersiapkan diri menuju tingkat selanjutnya. “Nanti kami akan integrasikan dengan arahan dari LPTQ Kota untuk persiapan mewakili Balikpapan. Dari kami juga akan mulai berkala melakukan pelatihan kecil untuk para kafilah, termasuk akan mulai melakukan pengaderan persiapan satu tahun ke depan,” sebutnya.
Sebagai ketua panitia, dia pun mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah yang telah bertanding, semoga ajang ini menjadikan mereka untuk lebih semangat mengasah kemampuan dan semakin mencintai Al-Qur’an.
“Ini bukan perayaan untuk para juara tapi seluruh kafilah. Bagi yang belum berhasil semoga dapat meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk tahun mendatang,” ucapnya.
Pada akhir acara, Wali Kota Balikpapan turut mengumumkan bahwa MTQ tingkat Kota Balikpapan tahun depan akan digelar di Kecamatan Balikpapan Selatan. (*)
Editor : Ismet Rifani