KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Puskesmas Baru Ilir menggelar seminar kesehatan yang menghadirkan puluhan kader kesehatan, Selasa (18/11), di Aula Kelurahan Baru Ilir.
Kepala Puskesmas Baru Ilir dr. Erika Nina Sembiring menjelaskan, tema yang diangkat kali ini berfokus pada pencegahan anemia dan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil (bumil).
Ini adalah dua faktor yang berperan besar terhadap tingginya risiko bayi dengan berat badan lahir rendah, bayi lahir prematur dan dapat menyebabkan stunting pada anak.
“Kasus stunting itu cenderung meningkat. Salah satu pemicunya adalah ibu hamil yang mengalami anemia,” ujar Erika. Ia menambahkan bahwa anemia terjadi ketika kadar hemoglobin (HB) berada di bawah 11g/dl. Kondisi ini terkadang masih ditemukan pada ibu hamil yang datang ke fasilitas kesehatan.
Pada kegiatan tersebut, Puskesmas menghadirkan pemateri dr. I Putu Pramana Sp.OG dari Klinik Nabila. Materi yang disampaikan berfokus pada cara mencegah anemia dan KEK sejak masa kehamilan agar ibu dapat melahirkan bayi yang sehat dan tidak berisiko stunting.
Total 38 peserta hadir dalam seminar ini, didominasi oleh para kader kesehatan yang menjadi mitra puskesmas dalam menyampaikan edukasi ke masyarakat.
“Kami akan rutin menghadirkan ibu-ibu kader sebagai mitra. Mereka berhubungan langsung dengan warga, sehingga ilmu yang mereka dapatkan bisa berdampak kepada masyarakat,” kata Erika.
Ia berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat memperkuat pemahaman kader dan mendorong masyarakat lebih sadar pentingnya kesehatan ibu hamil demi lahirnya generasi yang sehat. (*)
Editor : Ismet Rifani