Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Puskesmas Manggar Baru Hadir dalam Puncak HKN, Tampilkan Inovasi Gambar Anting

Maria Irham • Senin, 24 November 2025 | 18:34 WIB
INOVATIF: Asisten II Setda Balikpapan Muhammad Andi Yusri bersama Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Alwiati mengunjungi stand Puskesmas Manggar Baru.
INOVATIF: Asisten II Setda Balikpapan Muhammad Andi Yusri bersama Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Alwiati mengunjungi stand Puskesmas Manggar Baru.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Puskesmas Manggar Baru hadir meramaikan puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar Dinas Kesehatan Kota Balikpapan di Grand City Balikpapan, Minggu (23/11).

Dalam keikutsertaannya ini, Puskesmas Manggar Baru hadir dengan stand inovasi layanan yang mengangkat tema Gambar Anting (Gerakan Manggar Baru Atasi Stunting).

Nutrisionis Puskesmas Manggar Baru, Emy Dwi Tami, menjelaskan bahwa tema ini diangkat mengingat jumlah stunting di wilayah tersebut cukup tinggi.

Data terbaru tercatat ada 120 anak stunting dari total 1.500 balita yang telah dilakukan penimbangan.

“Ini data bulan Oktober, untuk itu kita akan berupaya untuk melakukan langkah-langkah penanganan dan pencegahan dengan terus melakukan pemantauan ke masyarakat,” jelasnya.

Emy menyebut, dengan konsep dekor yang menghadirkan nuansa telur sebagai ikon penting dalam pencegahan stunting, karena sebagai sumber protein hewani yang kaya gizi.

“Di sini kami sekaligus sosialisasikan pentingnya konsumsi telur sebagai salah satu makanan yang mudah didapatkan dan kaya akan nutrisi penting. Ini juga sekaligus merupakan program edukasi pemerintah untuk makan telur setiap hari dalam upaya mengatasi stunting,” sebutnya.

Emy menuturkan bahwa dalam inovasi layanan Gambar Anting ada berbagai tahapan yang dilakukan. Dimulai dari pendekatan edukasi gizi, pendampingan serta pemantauan tumbuh kembang, juga pemberdayaan pangan lokal untuk mencegah dan menangani stunting secara terukur. “Di Puskesmas Manggar Baru kita memiliki kebun gizi, yang terdapat sayur-sayuran serta buah-buahan,” terangnya.

Selain itu, langkah lainnya yakni bersinergi dengan lintas sektor serta menghadirkan rumah pantau stunting. “Di rumah pantau stunting ini bisa dilakukan konseling gizi, kita juga bisa melakukan kunjungi ke rumah-rumah warga,” tambahnya.

Melalui inovasi ini Puskesmas Manggar Baru ingin menekankan aksi cepat, sederhana, dan kolaboratif bersama kader, puskesmas, PKK, dan masyarakat. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Emy Dwi Tami #Puskesmas Manggar Baru #HKN 2025 Balikpapan #Dinkes Balikpapan #Gerakan Manggar Baru Atasi Stunting