KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Memperingati Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80, Pemerintah Kota Balikpapan menggelar upacara yang dipusatkan di halaman BSCC Dome, Selasa (25/11).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, dan dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, unsur Forkopimda serta ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Pada momentum tersebut pemerintah kota juga menyerahkan tali asih kepada 14 guru, sebagai simbol penghargaan atas dedikasi mereka selama lebih dari 30 tahun mengabdi. Selain itu juga diserahkan piala Juara Umum ke 2 Porseni Guru tingkat Provinsi Kaltim yang diraih PGRI Balikpapan.
Rahmad Mas’ud dalam kesempatan itu juga turut menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan seluruh tenaga pendidik di Kota Beriman. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan terus memperkuat sektor pendidikan dengan menyiapkan program besar pada tahun 2026 mendatang.
“Salah satunya adalah rencana rekrutmen sekitar 500 hingga 600 guru tenaga pendidikan baru,” tegasnya.
Rekrutmen ini, katanya, dilakukan untuk menjawab tuntutan tenaga pendidik, sekaligus juga mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan. Proses seleksi nantinya akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) agar lebih transparan, objektif dan akuntabel.
“Rekrutmen ini nantinya akan mencakup semua jenjang pendidikan di bawah kewenangan Pemerintah Kota Balikpapan,” katanya.
Wali Kota menyampaikan komitmennya untuk memastikan para guru mendapatkan hak yang layak seiring dengan beratnya tanggung jawab yang mereka pikul. Guru dan tenaga pendidikan juga akan diperkuat agar beban kerja di sekolah lebih seimbang. Tenaga ini akan membantu urusan administrasi, kebersihan, hingga keamanan sekolah sehingga guru bisa fokus pada proses belajar mengajar dengan adanya pembagian tugas yang jelas.
"Kami ingin guru-guru di Balikpapan mendapatkan kesejahteraan dan fasilitas yang memadai, sejalan dengan peran penting yang mereka emban dalam mencerdaskan generasi bangsa, di antaranya dengan terus menggencarkan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi bagi guru," ujarnya.
Pemerintah kota juga akan fokus pada peningkatan mutu pelajaran dan kompetensi para guru yang dirancang agar relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.
“Kita akan buat pelatihan dengan metode pembelajaran berbasis digital, menguatkan karakter siswa, serta manajemen kelas yang adaptif terhadap perubahan jaman,” katanya.
Yang terpenting, program sertifikasi dan insentif terhadap guru berprestasi juga akan digulirkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi penerus bangsa.
“Kita juga akan memperluas jangkauan program pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor. Seperti menggandeng Forum Komite Sekolah, organisasi keagamaan, hingga lembaga CSR perusahaan untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan,” pungkasnya. (*)
PENERIMA TALI ASIH
Panardianto (SMPN 2 Balikpapan) : 34 Tahun, 8 bulan
Hj. Ponisah (SDN 015 Balikpapan Kota) : 30 Tahun, 10 bulan
Suriyadi (SD Patra Dharma 3) : 39 Tahun
Sakar (SD Patra Dharma 3) : 39 Tahun
Siyam Purwati (SMPN 13 Balikpapan) : 32 Tahun, 9 bulan
Parno (SMPN 13 Balikpapan) : 31 Tahun
Djumiah (MIN 1 Balikpapan Timur) : 24 Tahun
Drs. H. S. Imam Suja'i (SMAN 5 Balikpapan) : 32 Tahun
Pasti Ria Sitorus (SDN 12 Balikpapan Tengah) : 39 Tahun, 1 bulan
Suji Widayati (SMAN 6 Balikpapan Utara) : 31 Tahun
Najemiah (SDN 009 Balikpapan Barat) : 39 Tahun
Nurmia Samosir (SDN 003 Balikpapan Selatan) : 37 Tahun, 8 bulan
Adriyanti (SMPN 5 Balikpapan) : 30 Tahun
Lince Tambunan (SMPN 14 Balikpapan) : 30 Tahun, 11 bulan.
Editor : Ismet Rifani