Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Telkomsel Perluas Cakupan Hyper 5G di Balikpapan, Perkuat Daya Saing Ekonomi dan Digital Lifestyle

Ajie Chandra • Minggu, 7 Desember 2025 | 13:11 WIB

 

 

LAYANAN PRIMA: Telkomsel resmi memperluas jaringan Hyper 5G di Kota Balikpapan pada 2025, menghadirkan pengalaman konektivitas lebih cepat dan stabil.
LAYANAN PRIMA: Telkomsel resmi memperluas jaringan Hyper 5G di Kota Balikpapan pada 2025, menghadirkan pengalaman konektivitas lebih cepat dan stabil.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Akselerasi transformasi digital di Kalimantan Timur memasuki babak baru. Telkomsel resmi memperluas jaringan Hyper 5G di Kota Balikpapan pada 2025, menghadirkan pengalaman konektivitas lebih cepat, stabil, dan berlatensi rendah bagi pelanggan, sektor bisnis, pemerintahan, hingga industri strategis yang tumbuh pesat seiring geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya, menyampaikan bahwa ekspansi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Telkomsel sebagai leading provider teknologi 5G di Indonesia.

“Ekspansi Hyper 5G di Balikpapan mempertegas komitmen Telkomsel dalam menghadirkan jaringan yang tidak hanya cepat, tetapi juga mendukung produktivitas, efisiensi bisnis, serta kesiapan ekosistem digital di Kalimantan Timur,” kata Wendy.

Secara nasional, Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 5.000 BTS 5G dan menghadirkan konektivitas di 59 kota dengan 32 kota telah masuk kategori seamless coverage. Cakupan 5G kini telah menjangkau 15,63 persen populasi nasional.

Wendy menjelaskan bahwa infrastruktur jaringan digital Telkomsel di wilayah Kalimantan telah berkembang signifikan. Saat ini, total BTS yang beroperasi telah melampaui 34 ribu unit, terdiri dari sekitar 12 ribu BTS 2G, 22 ribu BTS 4G, dan 154 BTS yang sudah mendukung layanan 5G.

Ia juga menyebutkan bahwa adopsi perangkat 5G di wilayah ini terus meningkat, dengan sekitar 13 persen pelanggan sudah menggunakan perangkat yang kompatibel dengan jaringan generasi kelima tersebut.

Selain itu, Wendy menegaskan bahwa layanan 4G Telkomsel telah menjangkau seluruh 623 kecamatan di Kalimantan, dengan tingkat cakupan populasi mencapai 93 persen. Tak hanya itu, layanan internet rumah IndiHome juga telah tersedia sepenuhnya di 452 kecamatan, memperluas akses konektivitas bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun institusi pemerintahan.

Wendy menyampaikan bahwa pada tahun ini Telkomsel kembali memperluas jaringan Hyper 5G di Balikpapan dengan menambahkan 20 BTS baru, sehingga total infrastruktur 5G yang telah beroperasi di kota ini meningkat menjadi 38 titik. Langkah ekspansi tersebut disebutnya tidak dilakukan secara acak, melainkan difokuskan pada area dengan pertumbuhan tinggi penggunaan data, mobilitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi.

Ia menguraikan, titik-titik prioritas pengembangan mencakup area strategis seperti Bandara SAMS Sepinggan, kawasan residensial Manggar dan Batakan, Balikpapan Superblock (BSB), Markoni, Balikpapan Baru, Siloam Hospital, Gunung Pasir, Komplek PU, hingga area publik Lapangan Merdeka dan Pasar Segar.

Menurutnya, klaster yang menjadi fokus perluasan ini merepresentasikan kombinasi wilayah vital seperti bandara, pusat bisnis, rumah sakit, area publik, kawasan hunian premium, pusat perbelanjaan, dan hotel sehingga memperkuat posisi wilayah tersebut sebagai pusat pertumbuhan mobilitas digital dan aktivitas ekonomi di Balikpapan.

Wendy menjelaskan bahwa infrastruktur jaringan digital Telkomsel di wilayah Kalimantan telah berkembang signifikan. Saat ini, total BTS yang beroperasi telah melampaui 34 ribu unit, terdiri dari sekitar 12 ribu BTS 2G, 22 ribu BTS 4G, dan 154 BTS yang sudah mendukung layanan 5G.

Ia juga menyebutkan bahwa adopsi perangkat 5G di wilayah ini terus meningkat, dengan sekitar 13 persen pelanggan sudah menggunakan perangkat yang kompatibel dengan jaringan generasi kelima tersebut.

Uji performa jaringan menunjukkan kualitas layanan 5G Telkomsel di Balikpapan telah berada pada level yang mampu mendukung berbagai kebutuhan digital berkecepatan tinggi. Berdasarkan hasil pengukuran, kecepatan unduhan (download throughput) tercatat mampu mencapai puncak hingga 597 Mbps, dengan rata-rata stabil di angka 240 Mbps. Sementara itu, kecepatan unggahan (upload throughput) mencatat hasil puncak sebesar 108 Mbps dan rata-rata di kisaran 43 Mbps.

“Tingkat latensi jaringan berada pada level rendah, dengan capaian terbaik di angka 16 milidetik dan rata-rata 23 milidetik, sehingga koneksi dinilai cukup responsif untuk menunjang aktivitas seperti gaming, streaming kualitas Ultra HD, Internet of Things (IoT) industri, hingga komunikasi berbasis kecerdasan buatan dan pengalaman real time di ekosistem metaverse,” ucapnya.

Selain itu, Wendy menegaskan layanan 4G Telkomsel telah menjangkau seluruh 623 kecamatan di Kalimantan, dengan tingkat cakupan populasi mencapai 93 persen. Tak hanya itu, layanan internet rumah IndiHome juga telah tersedia sepenuhnya di 452 kecamatan, memperluas akses konektivitas bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun institusi pemerintahan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Wendy Adewijaya #Ekspansi Hyper 5G di Balikpapan #telkomsel