Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dinsos Balikpapan Kembali Salurkan Bantuan, Bagikan Kebutuhan Pokok hingga Peralatan Kerja untuk Penyandang Disabilitas dan Lansia

Maria Irham • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:59 WIB

 

PENYERAHAN BANTUAN: Wawali Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinsos Edy Gunawan (kemeja kuning) serta Tukiyo saat menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan lansia.
PENYERAHAN BANTUAN: Wawali Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinsos Edy Gunawan (kemeja kuning) serta Tukiyo saat menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas dan lansia.
 

 

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan kembali menyalurkan batuan kepada penyandang disabilitas berat serta lanjut usia (lansia). Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi kelompok rentan.

Penyaluran dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinsos Balikpapan, Edy Gunawan serta Kabid Rehabilitasi Sosial Tukiyo, di Kantor Kecamatan Balikpapan Barat, Rabu (10/12).

Wawali Balikpapan Bagus Susetyo mengungkapkan, bahwa bantuan ini merupakan program berkelanjutan. Sebagai wujud hadirnya pemerintah dalam memastikan kelompok rentan mendapatkan dukungan yang layak, terutama terkait kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidupnya.

“Bantuan berupa kebutuhan pokok diberikan kepada lansia serta disabilitas berat, serta ada pula bantuan peralatan kerja untuk disabilitas,” terang Bagus.

Bagus menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak baik Dinas Sosial maupun kecamatan yang terlibat dalam penyaluran bantuan sosial tersebut. Termasuk keterlibatan berbagai perusahaan melalui program CSR yang turut membantu pemenuhan kebutuhan warga.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan inklusif dalam bingkai Madinatul Iman.

Wawali Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinsos Edy Gunawan (kemeja kuning) serta Tukiyo saat menyerahkan bantuan kepada lansia.
Wawali Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinsos Edy Gunawan (kemeja kuning) serta Tukiyo saat menyerahkan bantuan kepada lansia.

“Program pemberian kebutuhan pokok merupakan program rutin setiap tahun yang diserahkan sebagai bentuk pelayanan dasar dan perhatian pemerintah kepada seluruh warga, baik yang normal maupun penyandang disabilitas. Untuk itu pemerintah berharap dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi Sosial Tukiyo menjelaskan bahwa tahun ini bantuan yang disebar untuk wilayah Balikpapan diserahkan kepada 80 disabilitas berat serta 80 lansia terlantar.

“Untuk penyerahan simbolis yang dilakukan di Kecamatan Balikpapan Barat ini kita berikan kepada 3 penerima disabilitas, serta 2 lansia. Di mana untuk total keseluruhan penerima di wilayah ini baik disabilitas dan lansia berat sebanyak 17 orang,” jelasnya.

Tukiyo menuturkan selain bantuan kebutuhan pokok, dilakukan juga penyerahan bantuan peralatan kerja kepada disabilitas yang telah mengikuti pelatihan keterampilan di LPK Sinar Pritama Sepinggan yang merupakan program dari Dinas Sosial Kaltim.

“Pelatihannya berupa servis motor, servis HP dan menjahit diikuti oleh 17 disabilitas pada tahun 2025 dan 19 disabilitas di tahun 2024,” katanya.

Program pelatihan digelar sebagai upaya meningkatkan kemandirian para penyandang disabilitas yang masih memiliki potensi bekerja secara mandiri. “Kita telah memberikan pembekalan selama 20 hari melalui LPK, jadi mereka telah mendapat ilmunya. Dan dengan bantuan tambahan berupa peralatan ini harapannya mereka bisa mulai menjalankan usaha sesuai dengan keterampilan yang telah didapatkan” terang Tukiyo.

Tukiyo menambahkan selain bantuan pelatihan dan peralatan kerja, di 2025 Pemprov Kaltim juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar sebesar Rp1.200.000 kepada 315 orang disabilitas dan 60 orang lansia terlantar melalui Bankaltimtara.

Menurut data Dinsos Balikpapan, saat ini terdapat 2.352 penyandang disabilitas di Kota Beriman dengan 88 orang yang siap bekerja. “Selebihnya rata-rata merupakan tuna rungu dan wicara sekitar 315 orang yang sebenarnya juga memiliki potensi yang banyak, namun saat ini kita terkendala pendamping juru bicara bahasa isyarat,” tambahnya.

Untuk itu, ke depan Dinsos Balikpapan akan berencana bekerja sama dengan juru bicara isyarat untuk mempermudah melakukan komunikasi dengan para disabilitas rungu dan wicara. “Kita akan coba anggarkan untuk operasionalnya di 2026, sehingga mereka ini nantinya juga bisa merasa diperhatikan,” lanjut Tukiyo.

Tidak hanya bantuan dari pemerintah daerah dan provinsi, diketahui Dinas Sosial Kota Balikpapan juga bekerja sama dengan pihak CSR Perusahaan. Terbaru, PLN melaksanakan program pelatihan menjahit untuk 16 disabilitas, hingga Pertamina RU V Balikpapan yang menyalurkan bantuan dengan menyasar 33 anak-anak kurang mampu dan terlantar dengan memberikan perlengkapan sekolah. (adv/mra/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#DINSOS BALIKPAPAN #kelompok rentan #Bagus Susetyo #lansia #penyandang disabilitas