Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Manakah yang afdal, salat witir 3 rakaat dengan satu kali salam atau dengan dua kali salam.

Ismet Rifani • Jumat, 20 Februari 2026 | 17:14 WIB

 

 

Photo
Photo

SALAT WITIR

Pertanyaan

Kami biasa menyaksikan perbedaan dalam pelaksanaan salat witir saat tarawih. Manakah yang afdal, salat witir 3 rakaat dengan satu kali salam atau dengan dua kali salam. Mohon penjelasannya, terima kasih. Hp. 081350901xxx

Jawaban

Salat witir hukumnya sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda (yang artinya): “Jadikanlah salat witir sebagai akhir salat kalian di malam hari”. (HR. Al-Bukhari)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mencontohkan beberapa cara dalam pelaksanaan salat witir, salah satunya dengan tiga rakaat yang boleh dilakukan dalam dua cara.

Pertama, dilakukan dengan dua rakaat lalu salam kemudian disempurnakan dengan satu rakaat sebagai rakaat ketiganya. Ibnu Umar radhiallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memisahkan antara dua rakaat dan yang satu (dalam witir) dengan salam yang bisa kami dengar”. (HR. Ibnu Hibban, dinyatakan Shahih oleh Al-Albani)

Kedua, dilakukan secara bersambung tiga raka’at dengan satu salam, yaitu setelah raka’at ketiga. ‘Aisyah radhiallahu ‘anha menyatakan: “Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada bulan Ramadan dan di luar Ramadan tidak pernah salat lebih dari sebelas rakaat. Beliau salat empat rakaat, jangan tanya tentang bagus dan panjangnya salat beliau. Kemudian salat lagi empat rakaat, jangan tanya tentang bagus dan panjangnya salat beliau. Kemudian beliau salat tiga raka’at”. (Muttafaq ‘alaihi).

Dalam riwayat yang lain disebutkan: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa berwitir tiga raka’at sekaligus, beliau tidak duduk (tasyahud) kecuali pada raka’at terakhir.” (HR. Al-Baihaqi)

Imam Nawawi rahimahullah menyebutkan bahwa ada perbedaan pendapat ulama berkenaan dengan pelaksanaan salat witir 3 rakaat - apakah rakaat yang kedua dipisahkan dengan rakaat yang ketiga melalui baca salam terlebih dahulu?. Kemudian beliau berkata: “Menurut pandangan kami (mazhab Syafi’i) bahwa yang lebih utama (afdhal) adalah dengan cara memisahkannya”. Ini juga adalah pendapatnya Ibnu Umar, Imam Malik, Imam Ahmad, Ishak, Abu Tsaur, dll. (Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab, juz 4 hal.24)

Jadi salat witir tiga rakaat dapat dilakukan dengan dua cara: Pertama: tiga raka’at dengan satu kali tasyahud (tahiyat) dan satu kali salam. Kedua:  mengerjakan dua raka’at terlebih dahulu kemudian salam, lalu ditambah satu raka’at kemudian salam. Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah membolehkan memilih salah satu di antara dua cara tersebut. (Durus wa Fatawa al-Haram al-Makki, hal. 559). Wallahu Ta’ala a’lam. (*)

Editor : Ismet Rifani
#tanya jawab Ramadan #BMH Kaltim