BALIKPAPAN - Bulan Ramadan termasuk masa peak aktivitas digital. Intensitas komunikasi meningkat, transaksi melonjak, dan ketergantungan pada layanan daring semakin tinggi. Namun, di balik momentum tersebut, risiko penipuan digital juga ikut membesar.
Menjawab tantangan itu, Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 memperkuat strategi keamanannya dengan menghadirkan SATSPAM+, fitur perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia.
Data sepanjang 2025 menunjukkan, kasus penipuan digital selama Ramadan meningkat 34,7%, dengan 89% modus terjadi melalui platform pesan instan dan 64% melalui panggilan suara. Di Kalimantan, kerugian akibat penipuan digital menembus Rp139,64 miliar, sementara Balikpapan mencatat kerugian hingga Rp41,8 miliar. Kondisi ini menempatkan keamanan digital sebagai faktor krusial, sejalan dengan temuan survei APJII yang menyebut perlindungan dari penipuan kini menjadi kebutuhan utama masyarakat lintas generasi.
Keamanan Jadi Fondasi Nilai Ekonomi
IM3 memposisikan SATSPAM+ bukan sekadar fitur tambahan, melainkan fondasi dalam menjaga nilai ekonomi pelanggan. Fitur ini bekerja real-time melindungi pengguna dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan telepon reguler, hingga WhatsApp Call. Sistem ini dilengkapi pemblokiran otomatis nomor mencurigakan serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi, memberi kontrol lebih bagi pelanggan di tengah padatnya aktivitas Ramadan.
Yogo Pandego Bagus Widodo, Acting Officer Head of Circle Kalisumapa & SVP Head of Sales Prepaid & Distribution Circle Kalisumapa IOH, menegaskan bahwa tren adopsi fitur keamanan menunjukkan perubahan perilaku konsumen.
“Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi IM3 SATSPAM+ di Balikpapan dan Kalimantan terus bertumbuh. Respons positif ini menunjukkan bahwa perlindungan digital kini sudah menjadi kebutuhan utama, bukan lagi pelengkap,” ujarnya.
Menurut Yogo, Ramadan menjadi periode paling krusial karena lonjakan komunikasi dan transaksi digital terjadi hampir bersamaan.
“Di momen seperti Ramadan, kami ingin pelanggan dapat bekerja, bertransaksi, dan beribadah dengan lebih tenang tanpa khawatir hasil kerja kerasnya terancam penipuan. Ini bagian dari komitmen IOH untuk memberdayakan dan melindungi masyarakat secara inklusif, termasuk lansia dan masyarakat di daerah terpencil,” tambahnya.
Didukung Jaringan AIvolusi 5G
Kinerja SATSPAM+ diperkuat jaringan AIvolusi5G berbasis AI-RAN, yang mampu membaca pergerakan trafik secara riil dan mengalokasikan sumber daya jaringan secara adaptif. Menjelang Ramadan, IM3 memperkuat 233 BTS di Balikpapan dan 5.135 BTS di Kalimantan, termasuk pengerahan BTS bergerak di kawasan dengan mobilitas dan aktivitas ekonomi tinggi seperti bandara, kampus, pusat kota, dan rumah sakit.
Langkah ini memastikan kualitas jaringan tetap stabil di tengah lonjakan trafik yang signifikan selama bulan suci.
Sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar, IM3 menyematkan perlindungan SATSPAM+ secara otomatis di seluruh Paket Ramadan, tanpa biaya tambahan. Paket tersedia mulai dari kuota besar bulanan hingga paket harian dan mingguan yang fleksibel, lengkap dengan bonus telepon, SMS, serta akses hiburan digital.
Bagi pelanggan pascabayar IM3 Platinum, fitur SATSPAM+ telah terintegrasi dalam layanan, disertai manfaat roaming regional dan promo kuota tambahan selama Ramadan.
Ekosistem Digital Berkelanjutan
Di luar layanan komersial, IM3 juga mendorong penguatan ekonomi digital melalui program Desa Digital dan Surau Berdaya, yang berfokus pada literasi digital, inklusi layanan keuangan, serta pemberdayaan komunitas berbasis teknologi.
Di tengah Ramadan yang sarat aktivitas ekonomi dan digital, IM3 menegaskan bahwa konektivitas cepat saja tidak cukup. Keamanan menjadi prasyarat utama agar pertumbuhan ekonomi digital dapat berlangsung berkelanjutan—dan SATSPAM+ diposisikan sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. (*)
Editor : Ismet Rifani