Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BI Balikpapan Siapkan Rp 2 Triliun Uang Layak Edar Jelang Lebaran, Sudah Terserap 90 Persen

Ajie Chandra • Senin, 16 Maret 2026 | 17:42 WIB

RUPIAH DI BULAN BERKAH: Bank Indonesia membeber data terkait penyediaan uang tunai untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
RUPIAH DI BULAN BERKAH: Bank Indonesia membeber data terkait penyediaan uang tunai untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

BALIKPAPAN – Bank Indonesia terus memastikan kecukupan uang rupiah bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Program yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah” ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia menjaga kelancaran transaksi ekonomi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Dalam program tersebut, Bank Indonesia menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp2 triliun, meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp1,8 triliun. Penyediaan uang tunai ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, layanan penukaran uang telah dilaksanakan sejak pertengahan Februari melalui sinergi dengan perbankan, Pegadaian, serta Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo). Layanan tersebut tersebar di Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser.

Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan Bank Indonesia Balikpapan mencapai Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total ULE yang disiapkan. Sementara itu, dari sisi kuota penukaran, tercatat 24.027 paket telah terserap, setara 90 persen dari total kuota 26.620 paket yang disediakan dalam program SERAMBI tahun ini.

“Alokasi uang layak edar yang belum ditukarkan akan dioptimalkan pada minggu terakhir Ramadan, yakni pada 13 hingga 17 Maret 2026,” ujar Robi.

Bank Indonesia mencatat, sisa uang yang tersedia untuk penukaran masih didominasi oleh uang pecahan besar, yang umumnya digunakan untuk kebutuhan transaksi ritel maupun pembayaran dengan nominal lebih tinggi.

Untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, layanan penukaran uang dilakukan melalui berbagai skema, mulai dari kas keliling di tempat ibadah, layanan perbankan, hingga kegiatan tematik di pasar Ramadan dan pusat keramaian. Pada tahap awal, kas keliling diselenggarakan di sejumlah masjid besar di Balikpapan seperti Masjid At Taqwa, Islamic Center, Masjid Al Ula, dan Masjid Al Amin.

Selain itu, Bank Indonesia juga membuka layanan penukaran di berbagai kegiatan publik, seperti Bazar Ramadan di IKN serta Festival Ramadan Ekonomi Kreatif di Taman Bekapai. Pada tahap berikutnya, layanan diperluas melalui ribuan titik loket perbankan serta kas keliling di sejumlah pasar Ramadan.

Bank Indonesia juga menghadirkan layanan penukaran terpadu bersama perbankan dan Pegadaian yang digelar pada 10–12 Maret 2026 di BSCC Dome Balikpapan, dengan kuota mencapai 3.000 paket yang dipesan melalui aplikasi PINTAR.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, Bank Indonesia turut menghadirkan layanan khusus bertajuk “Kas Keliling Peduli Mudik” di kawasan transportasi publik. Layanan ini telah dilaksanakan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan serta Pelabuhan Semayang Balikpapan.

Pada puncak arus mudik, yakni 16–17 Maret 2026, Bank Indonesia kembali membuka layanan serupa di dua titik tersebut dengan menyediakan 400 paket penukaran uang baru bagi calon penumpang pesawat maupun kapal laut.

Selain uang tunai, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi pembayaran digital melalui mobile banking, internet banking, serta QRIS, guna mendukung ekosistem pembayaran yang lebih efisien dan aman selama Ramadan dan Idulfitri.

Melalui berbagai layanan tersebut, Bank Indonesia berharap kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah dapat terpenuhi secara optimal sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi selama momentum Ramadan dan Lebaran. (*)

Editor : Ismet Rifani
#BI BALIKPAPAN #siapkan uang Rp 2 triliun #Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2026 #Robi Ariadi