Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa peningkatan antrean dipicu oleh informasi yang belum jelas sumbernya.
“Memang ada peningkatan aktivitas di beberapa SPBU karena beredarnya informasi yang belum tentu benar. Namun kondisi saat ini tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah telah memastikan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM subsidi per 1 April. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak khawatir.
Sebagai operator, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pelayanan distribusi energi berjalan normal dan mengikuti kebijakan pemerintah.
Selain itu, kondisi stok BBM di wilayah Kalimantan juga dipastikan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga beberapa waktu ke depan.
“Kami pastikan stok dalam kondisi aman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk membeli BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying. Selain tidak diperlukan, pembelian berlebihan juga berisiko jika BBM disimpan di luar tangki kendaraan,” jelasnya.
Dengan kepastian harga dan ketersediaan stok ini, diharapkan masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan tenang tanpa perlu terburu-buru melakukan pengisian BBM secara berlebihan. (*)
Editor : Ismet Rifani