BALIKPAPAN - Dalam upaya mendukung program nasional penurunan stunting, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik Balikpapan Operation (BPOP) kembali menunjukkan komitmennya melalui program corporate social responsibility (CSR) di bidang kesehatan dan peningkatan gizi masyarakat. Tahun 2026 ini, PAMA BPOP menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sapras) bagi sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayah Manggar, Balikpapan.
Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pengentasan kelaparan dan penurunan angka stunting. Selain itu, program ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.
Baca Juga: Berkah Ramadan, PAMA BPOP Bantu Ratusan Keluarga Prasejahtera
Chief PAMA BPOP Expert, Sulasman, menyampaikan bahwa keberadaan perusahaan tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan kegiatan Posyandu berjalan optimal dengan dukungan sarana yang memadai. Ini juga bagian dari komitmen CSR PAMA dalam pencegahan dan pengentasan stunting, khususnya di wilayah ring satu,” ujarnya, didampingi CSR Officer Aziz Kusuma Aji.
Sebanyak tujuh Posyandu di Kelurahan Manggar menjadi sasaran program ini, yakni Posyandu RT 93, RT 29, RT 59, RT 60, RT 81, RT 91, dan RT 92. Bantuan yang diberikan berupa berbagai perlengkapan penunjang layanan, seperti kursi dewasa dan anak, meja, lemari arsip, tempat sampah pilah, kipas angin, hingga pendingin ruangan (AC).
Total anggaran yang digelontorkan dalam program ini mencapai Rp 17 juta. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan Posyandu, khususnya dalam pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita.
Sulasman menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari penguatan hubungan eksternal perusahaan dengan masyarakat sekitar. “Kami ingin terus menjaga sinergi dengan masyarakat dan pemerintah. Dengan fasilitas yang lebih baik, Posyandu dapat memberikan layanan yang lebih optimal, sehingga upaya pencegahan stunting bisa berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Sementara itu, CSR Officer PAMA BPOP, Aziz Kusuma Aji, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan Posyandu, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi ibu dan anak sebagai kelompok prioritas dalam penanganan stunting,” tuturnya.
Melalui program ini, PAMA BPOP kembali menegaskan perannya sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Tidak hanya berkontribusi dalam aspek ekonomi, tetapi juga memastikan generasi masa depan tumbuh sehat dan berkualitas. (adv/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan