KALTIMPOST.ID - Transformasi brand Kia di Indonesia memasuki fase baru yang lebih relevan dan kompetitif. Melalui 2026 Kia Collezione Indonesia, Kia menegaskan strategi “Drive Proud” dengan standar global dan pengalaman berkendara yang dekat dengan kebutuhan konsumen lokal.
Ajang yang digelar pada 27 April di Jakarta ini menjadi momen penting bagi Kia Sales Indonesia dalam memperkuat arah brand. Fokus utama mencakup repositioning, penyelarasan standar global, serta penguatan portofolio produk di pasar Indonesia.
CEO of Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park menegaskan pentingnya pasar Indonesia dalam transformasi global Kia. “Indonesia adalah pasar dinamis dengan ekspektasi tinggi, dan kami ingin menghadirkan standar global yang benar-benar terasa bagi konsumen,” ujarnya.
Transformasi Kia terlihat dari pengembangan produk yang lebih terarah dan relevan. Setiap kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman mobilitas sehari-hari.
Melalui model seperti The New Sonet dan The All-New Carens, Kia menghadirkan desain yang menarik, performa yang baik, dan kenyamanan saat digunakan. Mobil ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan perjalanan di kota maupun untuk keluarga sehari-hari.
Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Balikpapan Siapkan Kawasan Kariangau Jadi Pusat Hilirisasi
VP Operations of Kia Sales Indonesia, Harry Yanto menjelaskan pendekatan tersebut secara jelas. Ia mengatakan, “Kami fokus pada pengalaman nyata, dari kenyamanan kabin hingga rasa percaya diri saat berkendara.”
Kia juga memastikan setiap model memiliki peran jelas dalam portofolio. Hal ini mencakup kendaraan kompak untuk mobilitas urban, keluarga, hingga segmen premium yang sesuai dengan dinamika pasar Indonesia.
Arah baru Kia semakin terasa melalui pendekatan yang lebih dekat dengan konsumen. Penguatan desain dan kualitas berjalan seiring dengan kemudahan penggunaan dalam aktivitas harian.
Perubahan ini dipicu oleh perilaku konsumen yang semakin selektif. Mereka kini lebih mempertimbangkan kenyamanan, kemudahan, dan pengalaman berkendara secara menyeluruh.
Menurut Harry Yanto, kebutuhan konsumen menjadi dasar strategi brand. Ia menegaskan, “Produk kami tidak hanya menarik secara desain, tetapi juga nyaman dan mudah digunakan dalam berbagai kondisi.”
Editor : Agus Prayitno