Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Cegah Kecanduan Gawai Sejak Dini, Poltekkes Kemenkes Kaltim Berdayakan Keluarga di Lok Bahu  

Akbar Sopianto • Selasa, 9 Juni 2026 | 12:27 WIB
PENGABDIAN: Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kaltim bersama peserta kegiatan usai sosialisasikan pemberdayaan keluarga di TK-KB-TPA Seroja Iman.
PENGABDIAN: Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kaltim bersama peserta kegiatan usai sosialisasikan pemberdayaan keluarga di TK-KB-TPA Seroja Iman. (AKBAR/KP)

 

SAMARINDA – Tim Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kaltim melaksanakan kegiatan bertajuk Pemberdayaan Keluarga dalam Menurunkan Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Prasekolah. Kegiatan itu berlangsung di TK-KB-TPA Seroja Iman, Kelurahan Lok Bahu, Samarinda pada Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan ini diikuti 60 peserta. Mereka adalah ibu yang memiliki anak usia prasekolah, kader kesehatan, serta ibu dasawisma di wilayah Kelurahan Lok Bahu.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai Umi Kalsum dengan anggota tim Andi Lis Arming Gandini, Sutrisno, Nilam Noorma, Ns Emmy Putri Wahyuni, serta melibatkan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Kaltim.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai dampak penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia prasekolah. Termasuk pengaruhnya terhadap perkembangan sosial, emosional, bahasa, dan kemampuan interaksi anak.

Selain itu, tim pengabdian juga memberikan berbagai strategi praktis yang dapat diterapkan keluarga untuk mengurangi ketergantungan gadget. Seperti meningkatkan aktivitas bermain bersama, membangun komunikasi yang efektif, menerapkan aturan penggunaan gadget di rumah, serta menyediakan alternatif kegiatan yang lebih edukatif dan interaktif bagi anak.

Ketua Yayasan PAUD Seroja Iman, Slamet Diyono menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kaltim yang telah memilih TK-KB-TPA Seroja Iman sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, isu ketergantungan gadget pada anak usia dini merupakan tantangan nyata yang saat ini dihadapi banyak keluarga. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan kepada orang tua, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak.

“Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut sehingga orang tua semakin siap menghadapi tantangan pengasuhan anak di era digital,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan pengasuhan anak di era digital.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, setiap peserta memperoleh modul berjudul Dampak dan Cara Mengatasi Ketergantungan Gadget pada Anak, buku mewarnai, dan crayon yang dapat dimanfaatkan sebagai media aktivitas bersama anak di rumah.

Ketua Tim Pengabdian, Umi Kalsum menyampaikan bahwa peran keluarga sangat penting dalam membentuk kebiasaan penggunaan teknologi yang sehat pada anak. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua, diharapkan keluarga mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal tanpa ketergantungan berlebihan terhadap gadget.

Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian juga membentuk grup WhatsApp pendampingan yang akan digunakan sebagai sarana konsultasi, edukasi berkelanjutan, serta berbagi pengalaman antar peserta dalam menerapkan strategi pengurangan penggunaan gadget pada anak.

Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak usia prasekolah di era digital. (pms)

Editor : Sukri Sikki
#Ketergantungan #gadget #pengabdian #Poltekkes Kemenkes Kaltim