BALIKPAPAN- Guna mewujudkan daerah tangguh bencana serta sebagai upaya mitigasi bencana di setiap RT, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan melalui Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) Gunung Sari Ulu Balikpapan Tengah, kembali menggelar sosialisasi kesiapsiagaan yang kali ini dipusatkan di RT 19 dan RT 20 pada Kamis (18/6).
Ketua Katana Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah, Handa Ivan Humardhani menjelaskan, program yang telah berjalan sejak awal tahun ini menekankan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang mandiri, adaptif, dan siap-siaga dalam menghadapi bencana.
“Kesiapsiagaan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu RT masing-masing karena masyarakat setempatlah yang pertama kali menghadapi dampak bencana,” jelas Handa Ivan.
Dalam sosialisasi kali ini, pihaknya memberikan pemahaman terkait penanganan bencana kebakaran. Materi yang diberikan mulai dari simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran gas, pelatihan memadamkan api menggunakan apar, penggunaan fire blanket atau selimut api hingga memberikan pengarahan kepada masyarakat terkait mitigasi bencana dan membiasakan warga agar tidak panik.
“Kita meminta masyarakat untuk dapat praktik langsung, baik bapak-bapak dan ibu-ibunya agar mereka memberanikan diri menghadapi api besar maupun kecil,” kata Handa Ivan.
Ke depan pihaknya juga akan melakukan pelatihan first aid atau pertolongan pertama untuk masyarakat yang ada di RT 19 dan 20 ini. “Selain itu karena wilayah ini adalah daerah rawan banjir saya akan membuat proposal CSR ke perusahaan yang ada di keluaran Gunung Sari Ulu untuk pengadaan ban pelampung untuk kesiapsiagaan banjir,” katanya.
Dalam sosialisasi itu, dirinya juga menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian terhadap sesama warga, khususnya lansia. “Jadi tadi saya juga mengingatkan apabila terjadi banjir, untuk penanganannya sebelum banjir tinggi, segera melakukan evakuasi untuk yang lansia. Jadi warga diminta untuk mulai mendata daerah ini yang ada lansia, jadi ketika terjadi banjir sudah siap melakukan evakuasi,” ujarnya.
Handa Ivan menyebut, saat ini pihaknya telah melakukan pelatihan di 5 RT. Ke depannya akan terus berlanjut sampai dengan 41 RT.
Sementara itu Ketua RT 20, Baharudin mengungkapkan terima kasih kepada BPBD Kota Balikpapan, tim Katana Gunung Sari Ulu serta pihak Kelurahan yang telah mendukung sosialisasi sekaligus pelatihan penanggulangan kebakaran. “Karena memang di daerah kami ini RT 19, 20 dan 21 selain rawan banjir juga pernah terjadi kebakaran dua kali. Dengan pelatihan ini diharapkan warga sudah paham dan mulai familiar dengan APAR,” ungkap Baharudin.
Ia menyebut, pelatihan seperti ini belum pernah dilaksanakan di daerahnya, maka dirinya berinisiatif untuk melakukan pelatihan yang memang harus didampingi oleh tim yang profesional. “Kami undang Katana yang berkolaborasi dengan kelurahan juga koordinasi dengan Telkomsel sebagai salah satu perusahaan yang ada di sekitar wilayah kami agar warga lebih tanggap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana,” terangnya. (*)
Editor : Ismet Rifani