Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Sukses Menggelar Launching Karya Cipta Tari Kolosal Tahun 2026

Khairul Anwar • Senin, 22 Juni 2026 | 06:25 WIB
BUDAYA: Momen launching Karya Cipta Tari Kolosal oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Taman Budaya, Sabtu malam (20/6/2026). (IST)
BUDAYA: Momen launching Karya Cipta Tari Kolosal oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Taman Budaya, Sabtu malam (20/6/2026). (IST)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Meriah dan seru, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Taman Budaya resmi meluncurkan (launching) kegiatan Cipta Karya Tari Kolosal 2026.

Acara peluncuran ini dilaksanakan pada Sabtu malam, (20/6/2026), bertempat di halaman terbuka UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Kemakmuran, Samarinda.

Acara tersebut mengusung tema “Dari Hulu Rimba ke Hilir Mahakam, Bebaya Bangun Benua”. Karya tari kolosal ini dirancang sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai budaya lokal Kalimantan Timur yang dikemas secara kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan dihadiri Kepala UPTD Taman Budaya Kaltim, Ernarawati Sinaga, beserta jajarannya, para pimpinan sanggar tari, pelaku seni tari, serta para tamu undangan lainnya.

MERIAH: Puluhan penari menampilkan tarian dalam launching Karya Cipta Tari Kolosal. (IST)
MERIAH: Puluhan penari menampilkan tarian dalam launching Karya Cipta Tari Kolosal. (IST)

Ketua Panitia Acara, Sulistio Rini, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) BOP Nonfisik tahun 2026.

"Proses pelaksanaan dan penciptaan karya ini berlangsung selama 19 hari, terhitung sejak tanggal 2 hingga 20 Juni 2026," terang Sulistio Rini.

Acara peluncuran ini dibuka secara resmi oleh Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Ernarawati Sinaga. Dalam sambutannya, beliau menekankan makna mendalam di balik tema yang dipilih.

"Hulu Rimba melambangkan kekayaan alam, tradisi, dan kearifan masyarakat pedalaman Kalimantan Timur. Sedangkan Hilir Mahakam menggambarkan perjalanan peradaban yang mengandung berbagai suku, budaya, dan kehidupan masyarakat hingga ke pesisir," jelas Ernarawati.

Melalui semangat bebaya (kebersamaan), karya ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya daerah sebagai warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

"Proyek cipta karya tari kolosal ini melibatkan kolaborasi dari 12 sanggar seni terkemuka, yaitu Sanggar Seni Budaya Telabang, Sanggar Adika Karsa Dance Art, Sanggar Pesona 22 Samarinda, Sanggar Tantra Smansa, Sanggar Seni Uba Leklan, DH Art Community, Yayasan Borneo Etnika, Unique Borneo, Siwi Runnarsa, Borneo Crew Semakala, Basabo Samaga, dan LumiqArt," tutur Ernarawati Sinaga.

Pihak panitia dan UPTD Taman Budaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, para sponsor, mitra kerja, seniman, kurator, penari, serta relawan yang telah mendukung kesuksesan acara ini.

Lebih lanjut, Ernarawati Sinaga menambahkan, karya tari kolosal tidak hanya menampilkan keindahan gerak, tetapi juga menjadi media penyampaian pesan tentang persatuan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi pelajar, mahasiswa, sanggar seni, serta para pelaku budaya untuk berekspresi dan berkreasi. Harapannya, melalui kegiatan ini, ekosistem seni budaya di Kalimantan Timur semakin kuat dan mampu menjadi sarana edukasi serta apresiasi bagi masyarakat luas," ungkap Ernarawati Sinaga.

Melalui peluncuran ini, Cipta Karya Tari Kolosal 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan hiburan, melainkan menjadi simbol semangat kebersamaan, kebanggaan daerah, serta bahan pembelajaran seni tari bagi masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa demi mewujudkan Kalimantan Timur yang maju, sejahtera, dan berbudaya.

Sebagai informasi, di akhir kegiatan, para peserta tari, para pimpinan UPTD Taman Budaya Kaltim, para tokoh seniman, dan perwakilan sanggar tari berfoto bersama. (Kh///)

Editor : Almasrifah
#Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur #Cipta Karya Tari Kolosal 2026 #Ernarawati Sinaga #launching #UPTD Taman Budaya