BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan resmi meluncurkan layanan Bright Gas Drive-Thru pertama di Indonesia di Balikpapan, Senin (3/8).
Inovasi tersebut dihadirkan untuk mempermudah masyarakat memperoleh LPG nonsubsidi Bright Gas dengan layanan yang lebih cepat, praktis, dan nyaman tanpa harus turun dari kendaraan.
Layanan tersebut beroperasi di dua SPBU di Balikpapan, yakni SPBU Batakan (Jalan Mulawaran) dan SPBU Km 4 (Jalan Soekarno Hatta). Konsumen cukup membawa kendaraan ke area drive-thru, sementara petugas akan melayani proses pembelian hingga menempatkan tabung LPG ke kendaraan pelanggan. Menariknya, 100 pelanggan pertama yang menukar tabung gas atau membeli mendapat potongan Rp 25 ribu.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan Balikpapan dipilih sebagai lokasi pertama karena dinilai memiliki lokasi yang representatif serta aktivitas masyarakat yang tinggi, sehingga memudahkan konsumen mendapatkan Bright Gas saat berkunjung ke SPBU.
“Harapannya dengan adanya outlet Bright Gas Drive-Thru ini masyarakat semakin mudah memperoleh produk Bright Gas. Lokasinya strategis, berada di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi dan terintegrasi dengan fasilitas SPBU,” ujar Isfahani usai peresmian di SPBU Batakan, Senin (3/8) siang.
Menurutnya, layanan tersebut juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang dapat membeli Bright Gas tanpa harus turun dari kendaraan. Selain itu, Bright Gas dinilai semakin diminati masyarakat karena menawarkan aspek keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan.
“Animo masyarakat Kalimantan Timur terhadap Bright Gas cukup baik. Selain lebih aman dan nyaman digunakan, kapasitas tabungnya juga membuat konsumen tidak perlu terlalu sering melakukan penggantian,” katanya.
Ia menambahkan, Pertamina berencana memperluas layanan Bright Gas Drive-Thru ke sejumlah lokasi lain, serta beberapa daerah di Kalimantan, dengan mempertimbangkan potensi pasar dan antusiasme masyarakat.
“Kami akan melihat potensi di lokasi lain, baik di SPBU maupun kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat agar layanan ini semakin mudah dijangkau,” ujarnya.
Sementara itu, Commercial Gas Sales Senior Manager PT Pertamina Patra Niaga, Alfi Noza, menjelaskan konsep Bright Gas Drive-Thru merupakan inovasi yang lahir dari tim Regional Kalimantan dan kini dijadikan proyek percontohan secara nasional.
“Balikpapan menjadi pelopor karena ide pengembangan Bright Gas Drive-Thru berasal dari tim Regional Kalimantan. Tahap awal ini masih bersifat piloting dan akan menjadi model untuk direplikasi di berbagai daerah di Indonesia,” kata Alfi.
Ia menjelaskan, selain meningkatkan pelayanan kepada konsumen, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pengusaha SPBU melalui tambahan pendapatan dari penjualan LPG nonsubsidi.
“Ke depan kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu nilai tambah bagi SPBU. Selain memperoleh pendapatan dari penjualan BBM, pengusaha SPBU juga memiliki peluang meningkatkan pendapatan melalui penjualan Bright Gas,” ujarnya.
Pertamina juga memastikan stok Bright Gas di Balikpapan dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaannya.
“Bright Gas merupakan produk nonsubsidi dengan pasokan yang kami jamin. Berapa pun kebutuhan masyarakat akan kami penuhi,” tegasnya.
Sebagai proyek percontohan, outlet Bright Gas Drive-Thru dibangun di atas lahan sekitar 2 x 3 meter di area pintu keluar SPBU. Desainnya dibuat sederhana sehingga tidak mengganggu arus kendaraan maupun aktivitas operasional SPBU.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berharap inovasi tersebut dapat diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap LPG nonsubsidi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. (*)
Editor : Ismet Rifani